Meski Sudah Berikan Klarifikasi, Mohan Hazian Belum Memberikan Permohonan Maaf Secara Langsung Pada Korban
- Instagram @mohanhazian
tvOnenews.com - Korban pelecehan dan kekerasan seksual yang menyeret nama seorang konten kreator, Mohan Hazian kembali memberikan pengakuan mengejutkan.
Sebelumnya, nama Mohan Hazian viral di media sosial setelah seorang pengguna platform X dengan akun @aarummanis mengumbar kisah kelamnya saat menjadi model photoshoot dari brand fashion milik pria berinisial M yang diduga Mohan Hazian.
Kini pemilik akun @aarummanis, Saa kembali membuat pengakuan di media sosial X hingga menggemparkan netizen.
Meski Mohan Hazian telah memberikan klarifikasi di media sosial terkait isu tersebut, namun korban mengaku belum menerima permintaan maaf langsung darinya.
Melalui cuitan di platform X, Saa menuliskan bahwa tidak ada itikad baik dari pelaku maupun brand setelah apa yang terjadi padanya.
“Sampai saat ini, tidak ada itikad baik dari pelaku maupun brand untuk menghubungi saya, ataupun korban lain dan tidak ada permintaan maaf yang saya, ataupun korban lain terima,” tulis akun X @aarummanis, pada Selasa (10/2/2026).
Sampai saat ini, tidak ada itikad baik dari pelaku maupun brand untuk menghubungi saya, ataupun korban lain dan tidak ada permintaan maaf yang saya, ataupun korban lain terima.
— Saa (@aarummanis) February 10, 2026
Terkait hal ini. Saya berharap tidak ada lagi ruang untuk pelecehan seksual.
Kemudian, Saa melanjutkan dengan memberikan harapan agar tidak ada lagi ruang untuk pelecehan seksual.
Cuitan ini telah di unggah ulang oleh 3.100 pengguna dan mendapatkan likes sebanyak 15.000.
Netizen juga memberikan sejumlah komentar dengan berbagai reaksi.
“Yapping panjang lebar kaga ada kata minta maaf ke korban,” ungkap seorang netizen.
“Dia hanya fokus pada kata ‘memperkosa’ tapi tidak membahas pelecehan seksual. Memang belum sampai pada tahap pemerkosaan tapi sudah tahap pelecehan seksual,” jelas netizen lainnya.
“Kak, nggak bakal. Even mereka minta maaf itu juga pasti karena ketahuan. Bahkan temannya si pelaku ini belum minta maaf kepada saya atas kejadian waktu itu,” kata seorang netizen.
“Ciptakan ruang aman bagi korban pelecehan seksual fisik dan non fisik. Jangan menormalisasi sikap netral! Apalagi ada korban dengan mengungkap identitas pelaku,” komentar salah satu netizen.
Load more