News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Disangka, Ressa Rizky Rossano Belum Puas meski Sudah Diakui oleh Denada, Desak Harus Keluar dari Mulutnya

Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano merespons pernyataan kuasa hukum Denada Tambunan, Muhammad Iqbal terkait Denada mengakui ia sebagai anak kandung.
Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:55 WIB
Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano & Denada Tambunan
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano mendengar ucapan dari kuasa hukum Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan, Muhammad Iqbal.

Dalam pernyataan Iqbal, Denada Tambunan telah mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung. Ucapan tersebut pun langsung mencengangkan publik di tengah gugatan perdata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditanya oleh awak media, Ressa bersikap biasa. Pemuda berusia 24 tahun itu bahkan belum puas atas pernyataan Denada mengakui dirinya sebagai anak kandung.

Menurutnya, pengakuan tersebut dirasa belum cukup. Ia menginginkan ucapan itu langsung keluar dari mulut Denada Tambunan.

"Mengakui itu tidak lewat (mulutnya). Itu lewat kuasa hukumnya," ujar Ressa Rizky dilansir dari Reyben Entertainment, Sabtu (31/1/2026).

Ressa Rizky Belum Percaya dengan Ucapan Kuasa Hukum Denada

Ressa Rizky Rossano
Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo

Lebih lanjut, ia mengatakan, pengakuan tersebut terlontar dari mulut kuasa hukum Denada. Ia mempertanyakan kebenarannya terkait dirinya telah diakui oleh penyanyi berusia 47 tahun itu.

Ia menjelaskan alasan dirinya belum mempercayai pernyataan Iqbal. Lagi pula, pengakuan itu muncul setelah Ressa dan pihak keluarga membongkar seluruh borok Denada di podcast YouTube Denny Sumargo.

"Apa benar itu omongannya?," tanya Ressa memastikan kebenarannya.

Ia menambahkan, pengakuan dari mulut orang lain dinilai belum mempuaskan dirinya. Ia juga berharap ada pernyataan melalui keterangan tertulis.

"Ressa juga pun minta pengakuan secara tertulis. Itu karena bukan Mbak Denada sendiri yang ngomong," katanya.

Kemudian, ia juga mengaku sama sekali belum bertemu Denada. Hanya saja telah bersua dengan sejumlah rekan-rekan sang penyanyi.

Ressa sendiri tidak takut apabila dicecar oleh rekan-rekan Denada. Namun, ia menegaskan, teman-teman ibu kandungnya tak melontarkan pertanyaan apa pun.

"Nggak ada bilang apa-apa," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Muhammad Iqbal, kuasa hukum Denada menghadiri agenda wawancara secara virtual. Ia menyampaikan sejumlah fakta terbaru terkait kliennya digugat perdata oleh Ressa Rizky Rossano.

Dalam kesempatan itu, Iqbal menyampaikan bahwa, Denada mengakui Ressa Rizky sebagai anak kandung. Pengakuan tersebut telah terjadi sejak lama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT