News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Calon Pengusaha Merapat! Bagaimana Membangun Fondasi Bisnis Kecil: Peran Pencatatan Keuangan dalam Pertumbuhan UMKM

Tanpa catatan keuangan yang jelas, pelaku usaha akan sulit mengakses pembiayaan formal, menjalin kemitraan, maupun memperluas pasar. Banyak usaha kecil tumbuh
Senin, 26 Januari 2026 - 23:26 WIB
Ilustrasi Calon Pengusaha Merapat! Bagaimana Membangun Fondasi Bisnis Kecil: Peran Pencatatan Keuangan dalam Pertumbuhan UMKM
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Pencatatan keuangan merupakan salah satu tantangan klasik yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. 

Banyak usaha kecil tumbuh secara organik tanpa sistem administrasi yang memadai, sehingga pemilik bisnis sering kali kesulitan mengetahui kondisi keuangan secara akurat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, pencatatan yang rapi menjadi dasar penting untuk memahami arus kas, menghitung keuntungan, serta merencanakan pengembangan usaha secara realistis.

Berbagai lembaga, termasuk Bank Indonesia dan Kementerian Koperasi dan UKM, menekankan bahwa lemahnya pembukuan masih menjadi penghambat utama UMKM untuk naik kelas.

Tanpa catatan keuangan yang jelas, pelaku usaha akan sulit mengakses pembiayaan formal, menjalin kemitraan, maupun memperluas pasar. 

Pengalaman negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang menunjukkan bahwa usaha kecil yang disiplin dalam pencatatan sejak awal cenderung lebih adaptif terhadap perubahan ekonomi dan teknologi.

Di Indonesia, peningkatan literasi keuangan UMKM mulai terlihat seiring dengan hadirnya berbagai program edukasi dan pemanfaatan teknologi digital. 

Perubahan kebiasaan dari mencatat manual ke sistem digital dinilai membantu pelaku usaha mengelola bisnis secara lebih profesional. Inisiatif-inisiatif ini menjadi bagian dari perjalanan panjang UMKM dalam membangun fondasi usaha yang berkelanjutan.

Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa pelajaran penting terkait pencatatan dan pengelolaan keuangan, khususnya di era digital:

1. Pencatatan Bukan Sekadar Administrasi, tapi Alat Kontrol Usaha

Bagi UMKM, pembukuan sering dianggap hanya formalitas. Padahal, pencatatan pemasukan dan pengeluaran membantu pemilik usaha mengetahui kondisi bisnis secara nyata. 

Dari catatan sederhana, pelaku UMKM bisa melihat apakah usaha benar-benar untung, kapan arus kas mulai seret, dan pos pengeluaran mana yang perlu dikendalikan.

Tanpa pencatatan, keputusan bisnis sering diambil berdasarkan perkiraan. Hal ini berisiko, terutama ketika usaha mulai berkembang dan transaksi semakin kompleks. Dengan pembukuan, pelaku usaha memiliki dasar data untuk menentukan langkah selanjutnya.

2. Literasi Keuangan Membantu UMKM Lebih Tahan Krisis

Berbagai laporan dari lembaga keuangan dan pemerintah menunjukkan bahwa UMKM dengan literasi keuangan yang baik cenderung lebih adaptif saat menghadapi krisis. 

Pemahaman tentang arus kas, modal kerja, dan keuntungan membuat pelaku usaha lebih siap menyusun strategi saat penjualan menurun atau biaya meningkat.

Di negara-negara maju, usaha kecil umumnya dibekali pemahaman dasar keuangan sejak awal berdiri. Praktik ini membantu UMKM mengelola risiko dan menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang. 

Di Indonesia, upaya peningkatan literasi keuangan terus dilakukan melalui edukasi dan pendampingan.

3. Pencatatan yang Rapi Memudahkan Akses Pembiayaan

Salah satu kendala utama UMKM dalam mengembangkan usaha adalah keterbatasan modal. Namun, akses ke pembiayaan formal sering terhambat karena tidak adanya catatan keuangan yang jelas. Lembaga keuangan membutuhkan data usaha untuk menilai kelayakan bisnis.

Dengan pencatatan yang tertib, UMKM memiliki dokumen pendukung yang dapat digunakan saat mengajukan pembiayaan. 

Selain itu, catatan keuangan membantu pelaku usaha menghitung kemampuan bayar dan menghindari penggunaan modal yang tidak terkontrol.

4. Teknologi Digital Membantu, tapi Perlu Disertai Pemahaman

Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai alat bantu pencatatan dan transaksi digital bagi UMKM. Penggunaan sistem digital dapat mempermudah pencatatan harian dan memantau arus kas secara lebih praktis. 

Namun, teknologi tidak otomatis menyelesaikan masalah jika tidak dibarengi dengan pemahaman dasar pengelolaan keuangan.

Karena itu, edukasi menjadi faktor penting. Pelaku UMKM perlu memahami tujuan pencatatan, bukan sekadar menggunakan alatnya. 

Dengan pemahaman yang tepat, teknologi dapat menjadi sarana pendukung profesionalisme usaha.

5. Komunitas dan Berbagi Pengalaman Mempercepat Pembelajaran

Banyak pelaku UMKM belajar bukan dari teori, melainkan dari pengalaman sesama pelaku usaha. Forum komunitas, pelatihan, dan acara berbagi pengalaman menjadi ruang penting untuk saling belajar tentang praktik pengelolaan usaha yang lebih baik, termasuk pencatatan keuangan.

Dalam konteks inilah, berbagai inisiatif penguatan UMKM terus bermunculan, salah satunya melalui Gala Akbar BukuAgen 2026. Ajang ini menjadi ruang apresiasi sekaligus refleksi perjalanan para pelaku usaha yang memanfaatkan teknologi pencatatan dan layanan keuangan digital dalam aktivitas bisnis sehari-hari. 

Momentum tersebut menyoroti bagaimana transformasi sederhana, seperti pencatatan keuangan, dapat berdampak besar pada pertumbuhan usaha. Tidak hanya berfungsi sebagai ajang penghargaan, tetapi juga sarana peningkatan literasi keuangan. 

Edukasi finansial menjadi bagian penting dari agenda acara, sejalan dengan kebutuhan UMKM untuk memahami pengelolaan arus kas, transaksi non-tunai, serta akses pembiayaan yang lebih terstruktur. 

Pendekatan ini mencerminkan upaya jangka panjang dalam mendampingi UMKM agar tumbuh lebih tertata dan berkelanjutan. 

Berbagai kisah pelaku usaha dari daerah menunjukkan bahwa perubahan kecil, seperti mulai mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin, dapat membawa dampak besar. 

Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap kondisi keuangan, UMKM mampu mengelola modal, merencanakan ekspansi, dan meningkatkan ketahanan usaha. 

Kisah pelaku usaha dari berbagai daerah menunjukkan bahwa perubahan kecil, seperti mulai mencatat arus kas secara rutin, dapat membawa dampak signifikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sini, UMKM dapat belajar bahwa pertumbuhan usaha tidak selalu bergantung pada modal besar, melainkan pada kebiasaan mengelola bisnis secara disiplin. Dalam situasi tersebut, pencatatan keuangan dan literasi finansial menjadi fondasi penting agar usaha tetap adaptif dan berdaya saing.

Dengan membangun kebiasaan mencatat, meningkatkan pemahaman keuangan, serta memanfaatkan ekosistem pembelajaran dan teknologi secara bijak, UMKM memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih berkelanjutan dan profesional. (udn) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Gol Solo Run Ala Messi, Rachmat Irianto Comeback ke Timnas Indonesia Era John Herdman?

Bikin Gol Solo Run Ala Messi, Rachmat Irianto Comeback ke Timnas Indonesia Era John Herdman?

Rachmat Irianto mencuri perhatian usai mencetak gol solo run spektakuler bersama Persebaya. Performa apik ini membuka peluang comeback ke Timnas Indonesia.
Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Persib kembali membuat kejutan besar di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Media Prancis sorot tajam keputusan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung.
Geger Penemuan Mayat Satpam di Kalideres: Penjaga Kontrakan Temukan Korban Sudah Membiru

Geger Penemuan Mayat Satpam di Kalideres: Penjaga Kontrakan Temukan Korban Sudah Membiru

Warga Kampung Bali, Kalideres, Jakarta Barat, digemparkan penemuan jenazah pria yang berprofesi sebagai satpam di kamar kontrakan pada Senin (26/1). Pria tersebut bernama Izaac Pelupessy.
Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Pembangunan perumahan di wilayah Bekasi yang rawan banjir resmi dihentikan sementara hingga mampu berikan solusi nyata terhadap masalah genangan air tersebut.
Alan Cardoso akan Digantikan oleh Shayne Pattynama di Persija Jakarta? Begini Jawaban Mauricio Souza

Alan Cardoso akan Digantikan oleh Shayne Pattynama di Persija Jakarta? Begini Jawaban Mauricio Souza

Kedatangan bek sayap Timnas Indonesia ini memicu spekulasi di kalangan suporter sekaligus penggemar Macan Kemayoran mengenai nasib salah satu pemain asing mereka, Alan Cardoso, yang juga mengisi posisi serupa sebagai bek kiri.
Sering Menghilangkan Haus dengan Minum Air Es? Kebiasan Ini Perlu Diubah, Ternyata Efeknya Bukan Dirasakan Sekarang

Sering Menghilangkan Haus dengan Minum Air Es? Kebiasan Ini Perlu Diubah, Ternyata Efeknya Bukan Dirasakan Sekarang

Minum air es atau air dingin memang terasa menyegarkan, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas di luar rumah. Ternyata bisa menimbulkan efek buruk

Trending

Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Pembangunan perumahan di wilayah Bekasi yang rawan banjir resmi dihentikan sementara hingga mampu berikan solusi nyata terhadap masalah genangan air tersebut.
Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi menduga kekasih selebgram Lula Lahfah, Reza Arap, berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa kematian Lula. Dugaan tersebut didasarkan pada -
Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Roy Suryo dan pengacaranya, Ahmad Khozinudin dilaporkan ke polisi oleh Eggi Sudjana. Diketahui, mereka sempat terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia wajib mengetahui soal aturan baru terkait nomor HP. Pasalnya, Pemerintah resmi menerbitkan Permenkomdigi Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT