News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hal yang Membuat Kerja dan Hidup Lebih Tenang dalam Konteks Keamanan dalam Gaya Hidup Urban

Kualitas dan standar tenaga kerja keamanan menjadi relevan dengan gaya hidup urban. Bukan sekadar soal menjaga aset, melainkan menciptakan rasa nyaman yang
Minggu, 25 Januari 2026 - 23:04 WIB
Ilustrasi Hal yang Membuat Kerja dan Hidup Lebih Tenang dalam Konteks Keamanan dalam Gaya Hidup Urban
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Di kota-kota besar Indonesia, rasa aman telah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Tinggal di apartemen, bekerja di gedung perkantoran, nongkrong di kafe, hingga beraktivitas di ruang publik, semuanya bergantung pada sistem keamanan yang jarang disadari keberadaannya. 

Saat keamanan berjalan baik, orang bisa fokus bekerja, bersosialisasi, dan menjalani rutinitas tanpa rasa khawatir berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan pola kerja juga ikut menggeser peran tenaga keamanan. Jam kerja yang fleksibel, coworking space yang buka hingga malam, serta mobilitas tinggi membuat kebutuhan keamanan tak lagi kaku. Tenaga keamanan kini diharapkan tidak hanya sigap, tetapi juga komunikatif, adaptif, dan memahami etika layanan.

Melansir dari berbagai sumber, di sinilah kualitas dan standar tenaga kerja keamanan menjadi relevan dengan gaya hidup urban. Bukan sekadar soal menjaga aset, melainkan menciptakan rasa nyaman yang memungkinkan produktivitas dan kualitas hidup berjalan beriringan.

1. Rasa Aman Membuat Orang Lebih Produktif

Dalam konteks kerja dan gaya hidup modern, keamanan berfungsi sebagai fondasi produktivitas. Lingkungan yang tertib dan aman membuat orang bisa bekerja lebih fokus, baik di kantor, pusat perbelanjaan, maupun ruang publik. 

Di banyak negara maju, keamanan dipandang sebagai bagian dari ekosistem kenyamanan kerja, bukan sekadar fungsi penjagaan. Pendekatan ini mulai relevan di Indonesia, terutama di kawasan urban dengan aktivitas tinggi dan ritme kerja cepat.

2. Tenaga Keamanan Kini Dituntut Lebih Humanis

Gaya hidup urban menuntut interaksi yang lebih cair. Tenaga keamanan tidak hanya berhadapan dengan karyawan, tetapi juga tamu, pelanggan, hingga komunitas yang beragam. Kemampuan berkomunikasi dan memahami situasi sosial menjadi nilai tambah yang penting.

Di Inggris dan Australia, pelatihan tenaga keamanan mencakup komunikasi publik dan etika layanan. Pendekatan ini membantu menciptakan suasana aman tanpa kesan intimidatif—sebuah konsep yang relevan untuk ruang publik modern.

3. Standar dan Sertifikasi Jadi Penentu Kualitas

Di balik rasa aman yang terasa “alami”, terdapat standar kerja yang ketat. Di Indonesia, tenaga keamanan idealnya berasal dari Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang memiliki legalitas dan mengikuti ketentuan Polri. Standar ini menjadi filter awal agar tenaga kerja memiliki kompetensi dasar yang jelas.

Negara maju menjadikan sertifikasi sebagai syarat mutlak, bukan formalitas. Praktik ini menunjukkan bahwa keamanan adalah profesi, bukan pekerjaan sementara.

4. Pengalaman Lapangan Menjawab Tantangan Urban

Lingkungan kerja dan hidup di kota bersifat dinamis. Pengalaman lapangan membantu tenaga keamanan membaca situasi dengan cepat, dari jam sibuk hingga kondisi darurat. Pengalaman lintas lokasi juga membentuk sensitivitas terhadap berbagai karakter pengguna ruang publik.

Perusahaan jasa tenaga kerja yang telah beroperasi lama umumnya memiliki pemahaman lebih matang dalam menempatkan personel sesuai kebutuhan lokasi.

5. Keragaman Indonesia Butuh Pendekatan Fleksibel

Gaya hidup urban di Jakarta tentu berbeda dengan kota lain. Begitu pula karakter tenaga kerja di Sumatra, Jawa, hingga Indonesia timur. Pengelolaan sumber daya manusia menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas layanan tetap konsisten.

Pengalaman industri menunjukkan bahwa standar nasional perlu dipadukan dengan pendekatan lokal agar keamanan tetap relevan dengan konteks sosial setempat.

6. Teknologi Jadi Bagian dari Rutinitas Keamanan

Dalam kehidupan modern, teknologi sudah menjadi bagian dari keseharian, termasuk di sektor keamanan. Sistem pelaporan digital, pemantauan berbasis perangkat, hingga koordinasi real-time membuat tenaga keamanan bekerja lebih efisien.

Di banyak negara maju, literasi teknologi menjadi bagian dari pelatihan dasar petugas keamanan. Hal ini mulai menjadi kebutuhan di Indonesia seiring meningkatnya kompleksitas lingkungan kerja urban.

7. Keberlanjutan Industri Menentukan Kepercayaan

Perusahaan jasa tenaga kerja yang mampu bertahan lebih dari satu dekade umumnya telah melewati berbagai fase krisis, termasuk pandemi. Keberlanjutan ini mencerminkan ketahanan manajemen dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan gaya hidup dan pola kerja masyarakat.

Salah satu contoh dinamika tersebut terlihat pada salah satu perusahaan jasa yang telah beroperasi selama sepuluh tahun di bidang jasa keamanan, cleaning service, dan penyediaan tenaga kerja. Menurut Deden Kristiawan, Direktur Utama PT Garuda Utama Persada, perjalanan panjang ini menggambarkan bagaimana industri jasa penunjang terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan kerja dan gaya hidup urban yang terus berubah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, keamanan bukan hanya soal penjagaan, melainkan bagian dari gaya hidup modern. Rasa aman memungkinkan orang bekerja lebih fokus, beraktivitas lebih leluasa, dan menikmati ruang publik dengan nyaman.

Karena itu, memilih tenaga kerja keamanan yang berstandar bukan sekadar keputusan operasional, melainkan investasi terhadap kualitas hidup di tengah dinamika kota yang terus bergerak. (udn)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Gol Solo Run Ala Messi, Rachmat Irianto Comeback ke Timnas Indonesia Era John Herdman?

Bikin Gol Solo Run Ala Messi, Rachmat Irianto Comeback ke Timnas Indonesia Era John Herdman?

Rachmat Irianto mencuri perhatian usai mencetak gol solo run spektakuler bersama Persebaya. Performa apik ini membuka peluang comeback ke Timnas Indonesia.
Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Persib kembali membuat kejutan besar di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Media Prancis sorot tajam keputusan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung.
Geger Penemuan Mayat Satpam di Kalideres: Penjaga Kontrakan Temukan Korban Sudah Membiru

Geger Penemuan Mayat Satpam di Kalideres: Penjaga Kontrakan Temukan Korban Sudah Membiru

Warga Kampung Bali, Kalideres, Jakarta Barat, digemparkan penemuan jenazah pria yang berprofesi sebagai satpam di kamar kontrakan pada Senin (26/1). Pria tersebut bernama Izaac Pelupessy.
Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Pembangunan perumahan di wilayah Bekasi yang rawan banjir resmi dihentikan sementara hingga mampu berikan solusi nyata terhadap masalah genangan air tersebut.
Alan Cardoso akan Digantikan oleh Shayne Pattynama di Persija Jakarta? Begini Jawaban Mauricio Souza

Alan Cardoso akan Digantikan oleh Shayne Pattynama di Persija Jakarta? Begini Jawaban Mauricio Souza

Kedatangan bek sayap Timnas Indonesia ini memicu spekulasi di kalangan suporter sekaligus penggemar Macan Kemayoran mengenai nasib salah satu pemain asing mereka, Alan Cardoso, yang juga mengisi posisi serupa sebagai bek kiri.
Sering Menghilangkan Haus dengan Minum Air Es? Kebiasan Ini Perlu Diubah, Ternyata Efeknya Bukan Dirasakan Sekarang

Sering Menghilangkan Haus dengan Minum Air Es? Kebiasan Ini Perlu Diubah, Ternyata Efeknya Bukan Dirasakan Sekarang

Minum air es atau air dingin memang terasa menyegarkan, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas di luar rumah. Ternyata bisa menimbulkan efek buruk

Trending

Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi

Pembangunan perumahan di wilayah Bekasi yang rawan banjir resmi dihentikan sementara hingga mampu berikan solusi nyata terhadap masalah genangan air tersebut.
Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi menduga kekasih selebgram Lula Lahfah, Reza Arap, berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa kematian Lula. Dugaan tersebut didasarkan pada -
Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Roy Suryo dan pengacaranya, Ahmad Khozinudin dilaporkan ke polisi oleh Eggi Sudjana. Diketahui, mereka sempat terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia wajib mengetahui soal aturan baru terkait nomor HP. Pasalnya, Pemerintah resmi menerbitkan Permenkomdigi Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT