News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Aksi Wanita Kenakan Seragam Pramugari, Ternyata Ini Motif di Balik Aksinya

Aksi wanita asal Palembang viral usai menyamar jadi pramugari Batik Air. Ia nekat memakai seragam asli demi meyakinkan orangtuanya bahwa sudah bekerja.
Kamis, 8 Januari 2026 - 15:03 WIB
Pramugari gadungan Batik Air yang viral di media sosial
Sumber :
  • X/ndymanoballl

tvOnenews.com - Media sosial kembali dihebohkan oleh kisah tak biasa dari dunia penerbangan.

Seorang wanita bernama Khairun Nisa, atau yang akrab disapa Nisa, mendadak viral setelah menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam penerbangan rute Palembang (PLM) - Jakarta (CKG).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi ini menjadi perbincangan hangat lantaran ia benar-benar tampil menyerupai cabin crew dengan seragam lengkap, name tag, hingga koper khas pramugari profesional.

Namun, siapa sangka, di balik penampilan meyakinkannya itu, Nisa ternyata bukanlah pramugari sungguhan.

Ia hanya seorang penumpang biasa yang mengenakan seragam palsu maskapai Batik Air demi alasan tak terduga.

Kasus ini pertama kali terungkap setelah sejumlah penumpang lain dan awak kabin merasa curiga terhadap sikap Nisa yang terlihat canggung ketika ditanya soal tugas-tugas pramugari.

Dari kecurigaan itu, pihak keamanan bandara pun melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan fakta bahwa wanita tersebut bukan karyawan Batik Air.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, Nisa nekat menyamar menjadi pramugari karena merasa tertekan oleh kondisi ekonomi dan tekanan sosial dari keluarganya.

Khairunnisa Pramugari
Khairunnisa Pramugari
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/tiktok

Ia takut dianggap gagal karena belum mendapatkan pekerjaan tetap setelah lama mencari kerja di Palembang.

“Yang bersangkutan mengenakan baju maskapai dalam rangka supaya keluarganya percaya,” ujar Kompol Yandri.

Demi meyakinkan keluarganya bahwa ia sudah bekerja, Nisa membeli seragam Batik Air, name tag, dan koper cabin crew secara online.

Setelah semua perlengkapan didapat, ia memutuskan untuk memakainya saat bepergian ke Jakarta.

Menurut hasil pemeriksaan, Nisa sebenarnya berencana untuk berganti pakaian setibanya di Bandara Palembang sebelum naik pesawat. Namun karena waktunya sempit, ia terpaksa tetap naik ke pesawat dengan seragam tersebut.

“Jadi kalau pengakuannya, sebenarnya setelah sampai di Bandara Palembang itu dia mau ganti. Namun karena waktunya mepet, dia naik pakai seragam itu sampai ke Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Yandri.

Setelah diperiksa lebih lanjut, polisi menyatakan tidak ada unsur tindak pidana atau pelanggaran hukum berat dalam tindakan Nisa.

Batik Air pun memutuskan tidak melanjutkan proses hukum dan memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

“Batik Air tidak melakukan penuntutan. Namun bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya, dan semua atribut Batik Air disita,” ujar Yandri menambahkan.

Tak lama setelah kasusnya ramai dibicarakan publik, Nisa membuat video klarifikasi yang beredar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, ia mengakui semua perbuatannya dan meminta maaf kepada pihak maskapai serta publik.

“Nama saya Khairun Nisa, umur 23 tahun, asal saya dari Palembang. Dengan ini saya menyatakan memang benar saya melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang ke Jakarta ID 7058 tanggal 6 Januari 2026 menggunakan atribut pramugari. Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak Batik Air maupun Lion Group,” ujar Nisa dalam videonya.

Informasi dari pihak bandara menyebutkan, Nisa memiliki boarding pass resmi seperti penumpang biasa.

Ia membeli tiket sendiri dan tidak melakukan pelanggaran keamanan bandara. Hal inilah yang membuatnya bisa lolos hingga naik ke pesawat tanpa menimbulkan kecurigaan sejak awal.

Namun, saat berada di dalam pesawat, gerak-geriknya yang kaku membuat awak kabin asli merasa janggal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika ditanya mengenai prosedur keselamatan penerbangan, Nisa tampak bingung dan menjawab dengan cara yang tidak sesuai standar pramugari. Dari situlah akhirnya identitas aslinya terungkap.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, pihak berwenang memastikan bahwa motif Nisa bukan untuk mencari keuntungan materi atau menipu penumpang lain, melainkan murni karena rasa malu dan tekanan sosial. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT