News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Khairun Nisya jadi Pramugari Gadungan, Beli Seragam Online hingga Identitasnya Terbongkar

Kasus pramugari gadungan yang sempat menghebohkan publik akhirnya diselesaikan secara damai. Khairun Nisya (23), perempuan yang kedapatan mengenakan seragam ...
Kamis, 8 Januari 2026 - 13:54 WIB
Kolase foto pramugari gadungan Khairun Nisya
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus pramugari gadungan yang sempat menghebohkan publik akhirnya diselesaikan secara damai. Khairun Nisya (23), perempuan yang kedapatan mengenakan seragam pramugari Batik Air palsu, dipastikan tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan oleh kepolisian.

Khairun Nisya diketahui bukan awak kabin maskapai penerbangan. Namun, ia nekat mengenakan atribut lengkap pramugari, mulai dari seragam hingga kartu identitas sekolah pramugari yang diklaim berasal dari Batik Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum terbongkar, ia bahkan sempat mengaku sebagai cabin crew yang masuk melalui jalur fast track.

Cewek cantik nyamar jadi pramugari Batik Air
Cewek cantik nyamar jadi pramugari Batik Air
Sumber :
  • ist

Dalam video yang diunggah akun Instagram @jabodetabek24info, terungkap bahwa Nisya membeli tiket pesawat sendiri seperti penumpang umum sehingga dapat lolos saat pemeriksaan boarding pass.

“Saat proses boarding, yang bersangkutan lolos karena memiliki boarding pass. Namun, ketika berada di dalam pesawat dan ditanya oleh crew aktif, jawabannya ngawur dan tidak sinkron dengan standar pramugari,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Kecurigaan Usai Pesawat Mendarat

Kecurigaan terhadap Khairun Nisya mulai menguat ketika pesawat mendarat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Petugas Aviation Security (Avsec) yang telah menerima laporan langsung melakukan pemeriksaan lanjutan.

Saat dimintai keterangan, Khairun Nisya tetap mengaku sebagai pramugari Batik Air dan menunjukkan kartu identitas yang kemudian diragukan keasliannya.

Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta dan yang bersangkutan diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Alasan Kenakan Seragam Palsu

Khairun Nisa pramugari gadungan yang viral
Khairun Nisa pramugari gadungan yang viral
Sumber :
  • X/ndymanoballl

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono mengungkapkan bahwa Khairun Nisya mengaku pernah mengikuti seleksi pramugari Batik Air, namun gagal lolos.

Rasa malu kepada keluarga di Palembang membuatnya nekat berangkat ke Jakarta dengan mengenakan seragam pramugari palsu agar terlihat sudah bekerja.

“Yang bersangkutan mengenakan baju maskapai dalam rangka supaya keluarganya percaya,” ujar Yandri.

Seragam tersebut diketahui dibeli secara daring dan sudah dikenakan sejak keberangkatan dari Palembang. Nisya sebenarnya berniat mengganti pakaian setibanya di bandara, namun urung dilakukan karena keterbatasan waktu.

“Jadi kalau pengakuannya dia sebenarnya setelah sampai Bandara di Palembang itu dia mau ganti. Namun, karena waktunya mepet sehingga dia naik pakai seragam itu ke pesawat sampai ke Bandara Soekarno-Hatta,” kata Yandri.

Tidak Berlanjut ke Jalur Hukum

Meski sempat diamankan, polisi memastikan kasus tersebut tidak berlanjut ke proses hukum karena tidak ditemukan unsur tindak pidana. Pihak Batik Air juga memilih tidak melakukan penuntutan.

“Batik Air tidak melakukan penuntutan. Namun, bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya dan menyita semua atribut Batik Air yang dipakai,” ucap Yandri.

Pengakuan dan Jejak Media Sosial

Khairunnisa Pramugari
Khairunnisa Pramugari
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/tiktok
​​​​​​​

Khairun Nisya mengakui aksi penyamarannya dilakukan saat penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta pada Selasa, 6 Januari 2026.

“Saya benar melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang-Jakarta ID 70-508. Saya menggunakan atribut pramugari dan seragamnya,” kata Khairun Nisya.

Ia menegaskan dirinya bukan pramugari Batik Air dan menyampaikan permohonan maaf kepada pihak maskapai.

“Dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Grup. Video ini saya buat dengan sesungguhnya tanpa paksaan dari pihak manapun. Terimakasih,” ujarnya.

Perempuan asal Muara Kuang, Sumatera Selatan itu diduga tidak hanya sekali melakukan penyamaran. Ia diketahui aktif di media sosial dan kerap mengunggah konten mengenakan seragam pramugari lengkap dengan atribut penerbangan.

Salah satu akun TikTok yang diduga miliknya, @callmesyaaa, dilaporkan menghilang setelah kasus ini viral dan menuai kecaman publik.

Warganet juga menduga Khairun Nisya sengaja membuat kartu identitas palsu dengan nama “Nisya” agar terlihat sebagai awak kabin resmi.

Penampilan Meyakinkan hingga Lolos Terbang

Dalam sejumlah foto yang beredar, Khairun Nisya tampak mengenakan kebaya putih khas pramugari dipadukan dengan rok batik merah tua. Rambutnya tersanggul rapi, menciptakan kesan profesional.

Ia juga membawa koper dan tas bermerek Batik Air yang belakangan diketahui merupakan atribut palsu. Penampilan tersebut membuat banyak orang, termasuk beberapa pramugari asli, tidak menaruh curiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Khairun Nisya sempat berhasil ikut terbang. Diduga, ia membeli tiket penumpang dan dikira sebagai extra crew. Kecurigaan muncul setelah ia tidak mampu menjawab pertanyaan mendasar seputar tugas awak kabin.

“Ini orang bisa onboard karena beli tiket dikira mungkin extra crew tapi pas ditanya ngangngong alias gak bisa jawab, mana idcardnya beda sendiri id 15 sebelum masehi? Pas landing udah ditunggu avsec,” tulis unggahan warganet.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT