Terungkap, Ternyata Begini Cara Sang Manajer Mengurus Farel Prayoga
- Instagram @rais_simpson
Dalam wawancara bersama awak media yang diunggah di kanal YouTube Reyben Entertainment pada 4 Januari 2026, Rais tampil bersama Farel Prayoga dan Hagistio Pradika, S.Pd, Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Rais mengungkapkan cara dirinya selama ini mengurus dan membimbing Farel.
![]()
Farel Prayoga, Manager Rais, dan Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta. (Sumber: YouTube Reyben Entertainment)
“Dia sebenarnya menyerang saya. Ini kayak serangan apa ya? Awalnya serangannya bicara masalah nominal waktu Farel ngomong di podcast Denny Sumargo,” kata Rais.
Ia menilai persoalan tersebut kemudian berkembang ke mana-mana dan menjadi tidak terarah. Rais lalu memberi contoh keseharian Farel dalam hal penggunaan uang jajan.
“Terus ke mana-mana, jadi ngawur. Karena walau bagaimanapun, contohlah ini kita bicara: ada Farel, ada Pak Tio. Farel, kamu jajan itu dari uang Farel apa uang Om Rais biasanya jajan hari-hari?” ujar Rais.
Menjawab pertanyaan tersebut, Farel Prayoga dengan singkat mengatakan, “Dari uang Om.”
Rais pun melanjutkan penjelasannya terkait nominal uang jajan yang diberikan kepada Farel.
“Sehari kamu bisa Rp300 ribu sampai Rp1 juta, kadang kalau main ya. Tapi bagi saya enggak masalah dan ayahnya tahu, ayahnya tahu banget bagaimana saya memperlakukan Farel,” ungkapnya.
Menurut Rais, perhatiannya terhadap Farel tidak hanya sebatas pekerjaan, tetapi juga pendidikan dan pembentukan karakter.
“Contohlah kenapa saya memilih sekolah Farel yang bagus. Kan mahal sekolah itu, iya kan? Bisa saja saya memasukkan ke sekolah yang lebih murah. Saya menginginkan Farel ini mendapatkan pendidikan yang bagus, mendapatkan hak dia sebagai seorang anak,” jelas Rais.
Ia juga menegaskan adanya aturan ketat yang diterapkan demi kebaikan Farel.
“Sebenarnya dia cerdas. Jadi tergantung bagaimana cara kita menjaga dia, mengelola dia. Contohnya, dia keluar rumah sama kawan, dia enggak boleh pulang lewat jam 10 malam. Enggak boleh. Itu peraturan dari Om Rais. Itu untuk siapa? Untuk dia,” katanya.
Aturan tersebut, menurut Rais, tetap disesuaikan dengan kebutuhan anak seusianya.
Load more