Innalillahi, Mantan Manajer Persija Jakarta Era 2000-an Harianto Badjoeri Wafat
- Instagram - Prasetyo Edi Marsudi
Jakarta, tvOnenews.com - Dunia sepak bola Indonesia kembali diselimuti kabar duka. Sosok yang pernah menjadi bagian penting dalam manajemen Persija Jakarta, Harianto Badjoeri, dikabarkan telah meninggal dunia pada Minggu (22/2/2026).
Kepergian pria yang menjabat sebagai manajer Persija pada era akhir 2000-an itu mengejutkan banyak pihak. Informasi wafatnya Harianto Badjoeri pertama kali diketahui publik melalui unggahan resmi klub di media sosial.
Melalui akun resminya, Persija menyampaikan pernyataan duka cita atas berpulangnya mantan manajer mereka. Ungkapan tersebut ditujukan sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk almarhum beserta keluarga yang ditinggalkan.
"Segenap keluarga besar Persija mengucapkan bela sungkawa yang terdalam atas berpulangnya mantan Manajer Persija, Bapak Harianto Badjoeri," tulis Persija di Instagram resminya.
"Sejenak, mari kita panjatkan doa terbaik untuk almarhmu dan keluarga yang ditinggalkan," lanjutnya.
Tak butuh waktu lama, unggahan tersebut langsung dipenuhi berbagai komentar dari warganet. Ribuan doa dan pesan penguatan mengalir sebagai bentuk empati atas kabar duka tersebut.
Dukungan moral tidak hanya datang dari para pendukung setia Persija. Suporter dari berbagai klub lain juga turut menyampaikan rasa simpati mereka.
Harianto Badjoeri dikenal sebagai figur yang pernah mengawal perjalanan Persija di salah satu periode penting klub. Perannya di balik layar turut membantu tim melewati dinamika kompetisi nasional pada masanya.
Sebagai manajer, ia memiliki tanggung jawab besar dalam mengoordinasikan kebutuhan tim. Dedikasinya menjadi bagian dari sejarah perjalanan klub ibu kota tersebut.
Kabar wafatnya Harianto Badjoeri disebut tersebar pada Minggu (23/2/2026). Informasi ini kemudian menyebar luas dan menjadi perhatian publik pecinta sepak bola Tanah Air.
Prosesi pemakaman dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) dengan keluarga, kerabat, dan rekan-rekan dekat diperkirakan akan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Selain menjadi manajer Persija, Harianto Badjoeri pun mengemban amanah sebagai Kasatpol PP DKI Jakarta untuk periode 2005-2010 silam.
Kepergian Harianto Badjoeri meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak, khususnya keluarga besar Persija. Doa dan harapan terbaik pun terus dipanjatkan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. (igp/hfp)
Load more