News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Dedi Mulyadi setelah Resbob Diringkus Polisi di Semarang: Kan Kata Saya...

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali bereaksi atas kasus Resbob, khususnya usai YouTuber Muhammad Adimas Firdaus ditangkap polisi di Semarang, Jawa Tengah.
Selasa, 16 Desember 2025 - 13:07 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bereaksi atas video konten kreator Adimas Firdaus alias Resbob diduga hina Suku Sunda
Sumber :
  • Kolase Antara & Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi kembali bereaksi soal kasus YouTuber Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob. Hal ini menyusul adanya kabar Resbob ditangkap polisi.

Pasalnya Resbob ditangkap oleh pihak Kepolisian atas kasus dugaan ujaran kebencian terhadap suporter Persib Bandung, Viking Persib Club dan menghina suku Sunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi pun memberikan responnya. Ia tidak kaget mendengar Resbob ditangkap polisi di Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/12/2025).

"Kan kemarin kata saya juga," kata Dedi Mulyadi dikutip tvOnenews.com dari Instagram pribadinya, Selasa (16/12/2025).

Dedi Mulyadi Lebih Serahkan Kasus Resbob ke Polisi

YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob & Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob & Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase TikTok/@resbobbb & Istimewa

Dedi mengatakan hal itu setelah merespons dari salah satu komentar warganet di salah satu unggahan Instagram pribadinya.

Mantan Bupati Purwakarta ini sedari awal telah mempercayai kinerja pihak Kepolisian. Ia meyakini aparat langsung mengeksekusi kasus Resbob.

Bagi Dedi, kasus ini telah di luar batas. YouTuber tersebut pasalnya diduga menghina suku Sunda hingga melakukan ujaran kebencian terhadap Viking.

"Biar hukum yang menyentuhnya," kata Dedi.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi turut merespons saat Resbob viral di media sosial. Kala itu, ia didesak warganet segera bertindak atas kasus dugaan rasis terhadap suku Sunda.

Dedi telah mengetahui Resbob sedang berurusan dengan hukum. Sebab YouTuber itu dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan penghinaan dan rasis ke suku Sunda.

Dedi berharap dari kasus ini menjadi pelajaran agar tidak main-main dalam urusan SARA. Pesan ini juga berlaku untuk semua warga Jabar agar tidak menghina suku tertentu.

"Jangan kotori mulut dan tangan kita lagi," terang Dedi.

Dedi Mulyadi Nilai Resbob Sudah Hina

Lebih lanjut, mantan suami Anne Ratna Mustika itu mengatakan, sikap Resbob telah di luar batas. Ia menilai YouTuber tersebut menjadi orang hina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu orang yang hina," ucap Dedi di kolom komentar Instagram pribadinya.

Ia meyakini perbuatan Resbob mendapatkan balasan yang lebih sadis. Bagi dia, warga Jabar tidak perlu kecewa berlarut-larut lantaran polisi telah mencari keberadaan Resbob.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT