Profil Dokter Vinny Fladiniyah yang Hina Suku Sunda saat Live TikTok, Padahal Kasus Resbob Belum Selesai
- Instagram/@rendyradiohade
tvOnenews.com — Nama dokter Vinny Fladiniyah Puluhulawa mendadak menjadi sorotan publik. Perhatian ini muncul di tengah panasnya kasus rasisme yang melibatkan YouTuber Resbob alias Muhammad Adimas Firdaus, yang sebelumnya diduga menghina suku Sunda serta suporter Persib Bandung, Viking Persib Club (VPC), hingga menuai kemarahan publik dan aparat penegak hukum.
Di saat kasus Resbob belum mereda, publik kembali dibuat geram dengan beredarnya video yang memperlihatkan dokter Vinny Fladiniyah diduga melakukan penghinaan terhadap suku Sunda saat siaran langsung di media sosial.
Video Viral Diduga Menghina Suku Sunda
- Kolase Instagram/@rendyradiohade & Tangkapan layar YouTube Resbob
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @rendyradiohade dan dengan cepat menyebar luas. Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan keterangan bernada kecewa.
“Parah. Lagi dan lagi suku aing dirasis orang planet,” tulis akun tersebut, dikutip Senin (15/12/2025).
Dalam video itu, Vinny Fladiniyah secara terang-terangan melontarkan pernyataan yang dianggap merendahkan masyarakat Sunda.
“Orang Sunda tahu apa sih?” ujar Vinny dalam video tersebut.
Ia kemudian menyebut mental orang Sunda lemah dan mudah jatuh jika dimarahi atau dibentak. Vinny bahkan membandingkan dengan suku lain seperti Manado dan Ambon yang menurutnya lebih kuat secara mental.
“Di sini berteriak pun mereka sudah menangis. Mendingan orang Manado, orang Ambon apalagi,” ucapnya.
“Orang Sunda mah di sini dipelototin juga nangis!” sambungnya.
Pernyataan tersebut memicu gelombang kecaman dari warganet yang menilai ucapan Vinny bersifat rasis dan tidak pantas, terlebih disampaikan oleh seorang tenaga medis.
Latar Belakang dan Riwayat Kontroversi
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Vinny Fladiniyah diketahui merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI). Sebagai dokter muda yang sedang membangun karier, publik menaruh harapan besar agar ia mampu menjaga etika, sikap profesional, dan tanggung jawab sosial.
Load more