Menilik Deretan Aset dan Harta Kekayaan Dito Ariotedjo, Mantan Menpora Termuda di Kabinet Merah Putih
- Tim tvOne/Ilham Giovani
tvOnenews.com - Menilik Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Dito Ariotedjo yang diunggah ke situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Politisi muda Partai Golkar ini dikenal sebagai salah satu sosok paling muda yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Indonesia.
Ia pertama kali dipercaya menduduki kursi menteri pada Kabinet Indonesia Maju era Presiden Joko Widodo, dan kembali terpilih di era Kabinet Merah Putih 2024-2029 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebelum akhirnya reshuffle pada tahun 2025.
Dalam laporan yang disampaikan pada 2023, Dito melaporkan kekayaannya sebagai laporan khusus untuk awal masa jabatannya.
Berdasarkan data dari situs e-LHKPN KPK, total harta kekayaan Ario Bimo Nandito Ariotedjo tercatat mencapai Rp282.465.579.658 atau sekitar Rp282,4 miliar.
Angka fantastis tersebut membuat banyak pihak penasaran mengenai sumber kekayaan pria kelahiran 25 September 1990 ini.
- Tim tvOne/Syifa Aulia
Dalam laporannya, Dito memiliki lima bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp187,59 miliar.
Properti tersebut tersebar di beberapa kawasan elite di Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Dari kelima aset itu, satu tercatat sebagai hasil usaha sendiri, sementara empat lainnya merupakan hibah tanpa akta.
Sebelumnya, aset-aset tersebut dilaporkan sebagai hadiah, namun setelah dilakukan klarifikasi oleh KPK, statusnya berubah menjadi hibah tanpa akta.
Beberapa aset yang semula berstatus hadiah dan kini berubah menjadi hibah antara lain:
1. Tanah dan bangunan seluas 3.623 m²/3.838 m² di Jakarta Timur senilai Rp114,19 miliar.
2. Tanah dan bangunan seluas 488 m²/236 m² di salah satu kabupaten/kota dengan nilai Rp10 miliar.
3. Tanah dan bangunan seluas 346,65 m² di Jakarta Pusat senilai Rp17,35 miliar.
4. Tanah dan bangunan seluas 382,13 m² di Jakarta Selatan senilai Rp20,05 miliar.
5. Satu unit mobil Toyota Alphard tahun 2019 dengan nilai Rp900 juta.
Total keseluruhan dari aset hibah tanpa akta tersebut mencapai sekitar Rp 162 miliar.
Menanggapi hal itu, Dito menjelaskan bahwa harta tersebut merupakan pemberian dari mertuanya kepada sang istri, Niena Kirana Riskyana.
Selain properti, Dito juga tercatat memiliki tiga unit mobil pribadi dengan total nilai Rp2,18 miliar.
Ketiga kendaraan tersebut terdiri dari Toyota Fortuner hasil pembelian sendiri, Toyota Alphard sebagai hibah, dan Hyundai IONIQ 5 yang tercatat dengan status kepemilikan “lainnya”.
Tak hanya itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp6 miliar, surat berharga senilai Rp89,3 miliar, serta kas dan setara kas sebesar Rp13,3 miliar.
Meski memiliki aset besar, Dito juga melaporkan dirinya masih memiliki utang sebesar Rp16,05 miliar.
Jika seluruh aset dan kewajiban tersebut dijumlahkan, maka total kekayaan bersih Dito mencapai sekitar Rp282,4 miliar.
Di luar urusan laporan kekayaan, nama Dito belakangan juga menjadi buah bibir karena munculnya isu retaknya rumah tangga dengan sang istri.
Rumor tersebut sempat beredar luas di media sosial yang menyebut adanya pihak ketiga dalam hubungan mereka.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Dito terkait rumor tersebut, dan pihak keluarga juga memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh. (adk)
Load more