News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Farhat Abbas Sebut Laporan Wardatina Mawa ke Polisi Lemah: Jadi Berita Negatif buat Inara Rusli

Pengacara Farhat Abbas menyebut laporan polisi Wardatina Mawa atas dugaan perzinahan penyebab Inara Rusli dicap buruk. Ia anggap LP istri Insanul Fahmi lemah.
Selasa, 2 Desember 2025 - 16:43 WIB
Inara Rusli, Farhat Abbas, Wardatina Mawa
Sumber :
  • Kolase YouTube Intens Investigasi

Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, Inara Rusli melalui tim kuasa hukum menceritakan kronologi. Ia merasa ditipu oleh pengakuan Insanul Fahmi.

Kuasa hukum Inara Rusli, Putra Kurniadi menyebut Insanul Fahmi mengaku masih lajang. Hal ini membuat kliennya sangat bahagia dan menerima saat diajak nikah siri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inara Rusli membuat laporan atas dugaan penipuan yang dilakukan Insanul Fahmi. Dari laporan ini semakin menguatkan status hukumnya.

Suara Hati Wardatina Mawa Penyebab Inara Rusli Dicap Negatif

Kolase foto Wardatina Mawa - Insanul Fahmi - Inara Rusli
Kolase foto Wardatina Mawa - Insanul Fahmi - Inara Rusli
Sumber :
  • Tangkapan layar

Lebih lanjut, Farhat Abbas lebih menyoroti penyebaran CCTV sebagai laporan dari Inara Rusli. Menurutnya, polisi akan berfokus pada siapa pelakunya.

"Sumber bukti rekaman CCTV dari mana? Itu nanti akan merepotkan pemberi CCTV. Karena akan ditanya dari mana. Ini kan privasi dari rumah itu dan tidak boleh," ucapnya.

Ia mengatakan langkah Mawa sudah salah. Hal ini bisa mengancam dirinya sendiri karena dapat dianggap sebagai eksploitasi.

Menurut penuturan Farhat Abbas, curhatan Mawa dan laporan polisi atas dugaan perzinaan itu sudah merugikan Inara Rusli. Ia menganggap hal itu seharusnya tidak terjadi.

"Sebagai suatu berita negatif buat Inara. Artinya jadi negatif. Orang sudah tidak melihat lagi dia itu istri atau bukan, yang jelas ada suami orang. Terlepas dari itu, ya suaminya juga," tuturnya.

Farhat Abbas menyarankan apabila kasus ini berlanjut, pasti akan menjadi malapetaka antara Mawa dan Insanul Fahmi. Ia melihat untuk Inara Rusli masih aman.

"Jadi diselesaikan secara kekeluargaan aja. Nanti toh yang dikejarkan juga ada harta gono-gini. Sangat naif mereka kesannya memenjarakan karena hukumannya juga satu tahun," tuturnya.

Ia mengatakan semua laporan dalam kasus ini tidak akan berjalan sempurna. Ia menganggap video CCTV yang merugikan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalaupun mereka ingin memenjarakan diam-diam aja nanti mental juga. Selama ini polisi kejar itu bukan pelaku perzinahan, tapi penyebaran video," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT