News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seolah Tak Percaya Gubernur Riau Kena OTT KPK, Ustaz Abdul Somad Beri Kesaksian Sosok Abdul Wahid Sebenarnya, Katanya...

Ustaz Abdul Somad (UAS) berbicara tentang siapa sosok Abdul Wahid setelah KPK OTT Gubernur Riau itu akibat adanya dugaan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau.
Rabu, 5 November 2025 - 13:13 WIB
Gubernur Riau, Abdul Wahid & Ustaz Abdul Somad
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Inas Widyanuratikah & Tanngkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah Ustaz Abdul Somad mengetahui kabar Gubernur Riau, Abdul Wahid terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK melakukan OTT Abdul Wahid karena diduga melakukan pemerasan dan meminta jatah preman dalam proyek Dinas PUPR Provinsi Riau, Senin (3/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal ini, Ustaz Abdul Somad memberikan kesaksian tentang Abdul Wahid. Ia tidak percaya Gubernur Riau itu terjerat OTT KPK.

Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa, Abdul Wahid sebagai sosok anak yatim yang berasal dari Indragiri Hilir, Riau.

"Anak yatim di Simbar, kampung di Indragiri Hilir. Dikirim ibunya mondok ke Canduang," tulis Ustaz Abdul Somad dalam keterangan tertulisnya dikutip tvOnenews.com dari Instagram pribadinya, Rabu (5/11/2025).

Gubernur Riau Abdul Wahid & Ustaz Abdul Somad
Gubernur Riau Abdul Wahid & Ustaz Abdul Somad
Sumber :
  • Instagram/@ustadzabdulsomad_official

 

UAS sapaan akrabnya menjelaskan dirinya sudah sangat lama kenal dengan Abdul Wahid.

Meski tak spesifik mengenai informasi kedua orang tuanya, Abdul Wahid telah menjadi anak yatim saat berusia 10 tahun.

UAS cukup mengingat bahwa Wahid bersedia mengenyam pendidikan di MTs Sei Simbar sampai tahun 1997, kemudian lanjut ke Madrasah Aliyah (MA) Tembilahan.

Walau latar belakang dari lulusan pondok pesantren, Abdul Wahid melanjutkan pendidikan kuliah S-1 Jurusan Pendidikan Agama Islam di Fakultas Tarbiyah, IAIN SUSKA Riau (kini UIN SUSKA Riau).

"Jadi kuli bangunan untuk biaya kuliah. Numpang di Kantor PKB, kenal dengan anak gadis, baru kenal dua bulan, dia pinang sendiri, menikah," jelasnya.

Lebih lanjut, pendakwah kondang tersebut mengenang perjalanan Abdul Wahid sejak awal berkecimpung di dunia politik usai bergabung ke PKB pada 2002.

Abdul Wahid bahkan pernah menjababat sebagai Wakil Sekretaris PC HMI 2002-2003, Wakil Sekretaris DPW PKB Riau 2002-2004 dan 2004-2009.

Abdul Wahid mulai melenggang sebagai Ketua Fraksi Gabungan DPRD Provinsi Riau pada 2009.

Dalam hal ini, Abdul Wahid sukses menjadi Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Riau Periode 2009-2014 dan 2014-2019.

"2019 kami keliling Indragiri Hilir. Malang melintang di Jakarta. 2024 ingin pulang ke Riau," lanjut Ustaz Abdul Somad.

Siapa sangka, Abdul Wahid terpilih sebagai Gubernur Riau Periode 2025-2030.

Ustaz Abdul Somad langsung terkesan ketika mendengar tujuan Abdul Wahid yang sangat kekeh menjadi Gubernur Riau.

"Aku tanya, 'Ada usaha, hidup sudah nyaman, untuk apa jadi Gubernur?'. 'Saya mau bangun Riau, masih banyak orang susah ustaz'," tutur UAS sambil mengulas percakapan dengan Abdul Wahid.

Jawaban dari suami Henny Sasmita Wahid tersebut membuat Ustaz Abdul Somad langsung mendukung tujuannya.

"Saya dukung, ada 16 poin yang disetujui: Buat Islamic Centre, beasiswa untuk anak berprestasi, insentif guru mengaji, penyelenggara jenazah dan seterusnya," papar pendakwah kondang tersebut.

Lebih lanjut, Ustaz Abdul Somad juga mengamanahkan Gubernur Riau tersebut bersih dari tindakan praktik korupsi.

"Bersih. Jangan main duit, akhirnya Abdul Wahid mendapat amanah sebagai Gubernur Riau," tegasnya.

Kendati demikian, Ustaz Abdul Somad memahami jabatan di dunia politik menguji Abdul Wahid, khususnya sulit menghindari praktik pemerasan hingga korupsi.

"Laut politik dengan angin kencang, karang tajam, dipukul ombak dihempas gelombang. Sebagai sahabat, saya support dan mendoakan," tukasnya.

Ia menutupi kesaksian tentang sosok Abdul Wahid dengan menampilkan Hadis Riwayat dari Imam At-Tirmidzi tentang takdir.

tvonenews

Sebelumnya Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melaporkan pihaknya telah melakukan penyitaan lebih dari Rp1 miliar dalam bentuk rupiah, dolar Amerika Serikat (AS), dan pundsterling.

Budi Prasetyo mengabarkan terkait apakah Abdul Wahid menjadi tersangka atau tidak, KPK masih merahasiakan identitas dan jumlah tersangka dugaan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun, berapa dan siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka, kami akan sampaikan di konferensi pers," tukas Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 5 November 2025.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT