News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Niat Mencari Kesalahan Al-Qur’an hingga Mendapat Hidayah: Kisah Mualaf Ko Wendi, Mantan Pembenci Nabi Muhammad

Tak ada yang menyangka, kebencian yang menguasai hati Ko Wendi justru menjadi jalan menuju kebenaran. Niatnya mencari kesalahan dalam Al-Qur’an berakhir dengan.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:59 WIB
Wendy Lofu Pria yang Ngaku Benci Islam sampai Nabi Muhammad Difitnah, yang Berujung Ucap Syahadat.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Kasisolusi

Jakarta, tvOnenews.com - Kisah mengharukan datang dari seorang pria keturunan Tionghoa asal Kalimantan Barat bernama Ko Wendi, yang dahulu dikenal sebagai pembenci Islam dan Nabi Muhammad ﷺ.

Pada masa lalu, Wendi bahkan sempat merencanakan untuk memfitnah Nabi Muhammad dan menulis provokasi di forum daring. Namun, perjalanan yang berawal dari kebencian itu justru berakhir dengan hidayah dan keislaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Wendi mengaku membaca Al-Qur’an bukan untuk mencari kebenaran, melainkan untuk membuktikan bahwa ajaran Islam salah.

“Aku buka dari awal, tujuannya mau nyari yang bisa kufitnah. Tapi makin dibaca, malah nggak ketemu kesalahan,” ujarnya dalam tayangan YouTube Kasisolusi, dikutip Jumat (31/10/2025).

Saat menelusuri isi Al-Qur’an, Wendi justru menemukan banyak hal yang mengejutkan secara ilmiah. Salah satunya adalah ayat mengenai dua laut yang tidak saling bercampur sebagaimana disebut dalam surat Ar-Rahman.

Awalnya, ia menertawakan ayat itu karena dianggap tidak masuk akal. Namun, beberapa jam kemudian ia menonton tayangan ilmiah di televisi yang membahas fenomena “halocline” — lapisan air laut dan air tawar yang tidak saling bercampur.

“Waktu itu aku kaget. Aku cari pagi, malamnya langsung Allah kasih bukti lewat televisi. Di situ aku nangis. Ternyata bukan Muhammad yang karang kitab ini, tapi benar-benar firman Tuhan,”ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Wendy Lofu Pria yang Ngaku Benci Islam sampai Nabi Muhammad Difitnah, yang Berujung Ucap Syahadat.
Wendy Lofu Pria yang Ngaku Benci Islam sampai Nabi Muhammad Difitnah, yang Berujung Ucap Syahadat.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Kasisolusi

 

Penasaran, Wendi terus menelusuri topik-topik lain yang sering disalahpahami, seperti poligami. Ia menemukan bahwa aturan dalam Islam ternyata memiliki dasar keadilan dan perlindungan terhadap perempuan.

“Aku baru sadar, justru Islam yang paling menghormati perempuan,”ujarnya.

Pencarian panjang itu akhirnya menuntun Wendi mengucapkan syahadat di Pontianak, disaksikan oleh seorang mantan perwira Brimob.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah memeluk Islam, Wendi menghadapi berbagai ujian berupa ejekan dan fitnah dari lingkungan sekitarnya. Meski begitu, ada kejadian yang sangat menyentuh hatinya.

“Tapi anehnya, justru mamiku yang bukan Muslim malah bilang, ‘Alhamdulillah, setan sudah pergi dari rumah.’ Saat itu aku tahu, Allah menggerakkan hatinya,” tuturnya dengan haru.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT