News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Mengelola Dana THR Selama Lebaran

THR merupakan uang yang sangat ditunggu karena kegunaannya untuk membeli kebutuhan saat Lebaran. Oleh sebab itu, penggunaan uang ini harus tepat dan cermat.
Rabu, 20 April 2022 - 13:23 WIB
Tips mengelola THR
Sumber :
  • Pexels

Jakarta - Tunjangan Hari Raya (THR)  merupakan uang yang di berikan, saat menjelang hari raya. Upaya untuk dapat memanfaatkan uang THR dengan cermat.

THR merupakan uang yang sangat ditunggu bagi beberapa orang, karena kegunaannya untuk membeli kebutuhan saat Lebaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, kegunaannya dan manfaat uang yang digunakan harus tepat pada tujuan dan hal yang kita inginkan berikut merupakan sederet tips agar uang yang digunakan tidak terbuang sia-sia.

1. Catatan Keuangan.

Guna untuk kita mengetahui berapa banyak uang yang dapat masuk dan keluar untuk kita gunakan, maka dari itu kita harus membuat sebuah catatan untuk mengetahui berapa total dana yang pernah kita keluar dan masuk dalam pendapatan kita. Kemudian setelah kita mengetahui jumlah uang kita harus bisa menentukan tujuan dari barang yang akan kita gunakan saat lebaran, saat kita menggunakan catatan untuk keuangan kita juga harus melihat uang yang harus kita sisipkan sebagai investasi ataupun dana darurat jika terdesak dalam kekurangan sesuatu.

2. Utamakan Kebutuhan Yang Penting.

Saat kita Lebaran umumnya kebanyakan orang memilih untuk membeli pakaian, serta memberikan hampers bagi sanak dan saudara terdekat kita hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan bagi beberapa orang. Namun dalam kondisi ini kita harus melihat kondisi kemampuan dana kita untuk dapat mencukupi.

Jika kita mempunyai kemampuan lebih kita harus mengutamakan, uang tersebut untuk kebutuhan yang kita gunakan secara pribadi terlebih dahulu. Jika uang kita masih mencukupi untuk kita bagikan maka gunakan untuk berbagi seperti pada umumnya dilakukan saat Lebaran. Namun jika hanya minim kita harus memperhatikan diri kita sendiri terlebih dahulu.

3. Untuk Zakat dan Sedekah. 

Dalam mengelola keungan kita juga harus memberikan zakat dan sedekah kita kepada orang lain karena, karena sebagian uang kita juga merupakan bentuk kebutuhan dari mereka yang membutuhkan. maka dari itu anda bisa memberikan uang tersebut dalam bentuk memberikan  Zakat Fitrah.

4. Dana Pulang Kampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegunaan untuk mudik merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan, karena saat kita pulang kampung kita tidak hanya membeli tiket saat pulang kampung melainkan juga memperhatikan saat kita membeli oleh-oleh ataupun biaya kita selama perjalanan ataupun tinggal di kampung halaman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT