News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Pelaku? Ahmad Dhani Ngaku Pernah jadi Korban KDRT Maia Estianty: Dilempar Remote TV, El Saksi

Jika selama ini Ahmad Dhani sering dikaitkan dengan tuduhan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Maia Estianty, justru klaim jadi korban.
Minggu, 13 Juli 2025 - 22:50 WIB
Maia Estianty dan Ahmad Dhani
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Ahmad Dhani tengah menjadi perbincangan hangat publik usai unggahan video berjudul "Kompilasi Ghibah dan Fitnah Maia Estianty".

Hal itu kembali memicu konflik antara dirinya dengan mantan istrinya, Maia Estianty.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika selama ini musisi kondang itu sering dikaitkan dengan tuduhan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Maia Estianty.

Justru ia mengaku sebaliknya, menjadi korban hingga berani sebut salah satu anaknya yang menjadi saksi.

Hal itu disampaikan Ahmad Dhani saat menjadi tamu di podcast di Youtube Curhat Bang Denny Sumargo.

Hal ini berawal ketika Ahmad Dhani mengunggah video yang berjudul "Kompilasi Ghibah dan Fitnah Maia Estianty (Disaat Sudah Punya Suami)".

Isi konten tersebut kompilasi pernyataan Maia Estianty di beberapa podcast dan talkshow yang membahas masa lalu rumah tangganya dengan Ahmad Dhani, dan juga menyentil Mulan Jameela.

Kolase foto Ahmad Dhani dan Maia Estianty.
Kolase foto Ahmad Dhani dan Maia Estianty.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Video dari Ahmad Dhani langsung menjadi viral hingga menjadi perbincangan hangat netizen di media sosial.

Dalam kesempatan di podcast Denny Sumargo, Ahmad Dhani menegaskan bahwa tidak pernah terjadi KDRT seperti yang dituduhkan Maia Estianty.

"Bunda (Maia Estianty) ngomong di tempatku tentang KDRT," tanya Denny Sumargo.

Dalam video kompilasi tersebut, turut menayangkan omongan Maia Estianty jadi korban KDRT dalam hubungan rumah tangganya bersama Ahmad Dhani.

Potongan itu diambil dari podcast Denny Sumargo yang tayang pada 30 Agustus 2021.

"Aku di sini banyak tangisan, lebih baik aku pergi dulu. Karena memang ada kejadian mungkin ya, kejadian KDRT kali aja, akhirnya aku minta ijin sama pengadilan untuk keluar dari rumah itu," cerita Maia Estianty.

Dengan tegas, Ahmad Dhani membantah semua pernyataan Maia.

"Tidak ada itu (KDRT), karena dalam tayangan berikutnya aku tayangi video (menunjukkan) surat SP3, orang kalau sudah tahu SP3 pasti sudah paham," ujar Ahmad Dhani dilansir dari youtube Denny Sumargo.

Ia menegaskan juga bahwa jika itu bukan fitnah, mempersilakan Maia Estianty untuk kembali membantahnya.

"Makanya tadi di KPAI saya bilang, kalau memang Maia merasa itu bukan fitnah, bantah saja. Kalau diem aja berarti itu fitnah," jelas Ahmad Dhani.

"Kalau memang dibantah itu bukan fitnah, buktikan dong. Kalau soal KDRT itu sudah terbukti fitnah, karena sudah ada surat dari polisi SP3 (surat perintah penghentian penyidikan)," sambungnya.

Dengan bukti SP3, Ahmad Dhani mengatakan bahwa tidak pernah ada KDRT.

"Soal KDRT itu tidak ada, kalau pun ada anak-anak pasti tahu dong, anak-anak ini nggak pernah menyaksikan saya berbuat kasar kepada ibunya nggak pernah, Al, El, Dul ya, nggak pernah mereka menyaksikan saya berbuat kasar kepada ibunya," tuturnya.

Tak sampai di situ, Ahmad Dhani mengaku dirinya pernah jadi korban KDRT, lantaran pernah dilemari remote TV oleh Maia.

"Kalau El malah pernah lihat aku dilempari pakai remote TV. El pernah lihat itu," terangnya.

Ahmad Dhani saat hadir di podcast Denny Sumargo.
Ahmad Dhani saat hadir di podcast Denny Sumargo.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Curhat Bang Denny Sumargo

 

Lebih lanjut, anggota DPR RI fraksi Gerindra itu mengatakan bahwa dirinya sangat paham soal hukum dan menyadari KDRT adalah tindakan yang jelas melanggar hukum.

Sehingga atas hal tersebut, dirinya mengaku tidak pernah mau terlibat dalam hal semacam demikian.

"Saya itu benar-benar orang yang paham hukum, tahu bahwa KDRT itu pasti berbahaya, itu mengandung pelanggaran hukum," jelas Dhani.

Di ujung pembicaraan, Ahmad Dhani menekankan bahwa selama ini dirinya adalah warga negara yang sangat taat hukum.

"Selama ini saya termasuk warga negara yang baik, yang nggak pernah melanggar hukum," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalaupun kemarin saya pernah dipenjara itu karena murni urusan politik, 100 persen itu politik," pungkasnya. (ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT