News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Buah Hercules Patok Tarif Puluhan Juta Per Bulan Jika Ada Pedagang yang Mau Berjualan di Lahan Milik BMKG? Faktanya...

GRIB Jaya Tangsel yang merupakan ormas bentukan Hercules ternyata mematok tarif puluhan juta kepada para pedagang yang ingin berjualan di lahan milik BMKG?
Minggu, 1 Juni 2025 - 10:11 WIB
Anak buah Hercules di ormas GRIB Jaya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Ormas yang dipimpin oleh Hercules yaitu GRIB Jaya disebut menarik setoran sampai puluhan juta kepada pedagang yang berjualan di lahan BMKG itu.

Kabar ini mencuat setelah dua pedagang yang berjualan di lahan milik BMKG tersebut mengaku telah bayar hingga puluhan juta kepada GRIB Jaya Tangsel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik yang melibatkan anak buah Hercules di GRIB Jaya Tangsel dengan BMKG terkait sengketa lahan di daerah Pondok Betung sedikit mereda.

Keputusannya, pihak BMKG mengambil alih kembali tanah yang dalam tiga tahun terakhir diduduki oleh anggota GRIB Jaya Tangsel atas bantuan pihak berwajib.

Rencana awalnya, BMKG ingin melanjutkan kembali pembangunan gedung arsip yang tertunda sejak November 2023 karena diganggu oknum GRIB Jaya.

Namun, untuk sementara waktu BMKG akan terlebih dahulu memasang pagar di seluruh lahan yang semula dikuasai GRIB Jaya dengan luas lebih dari 12 hektare.

Selain itu, tidak ada aktivitas lagi di lahan tersebut setelah kepolisian dan pihak BMKG mengusir secara paksa anggota GRIB Jaya atau anak buah Hercules.

Hercules dan GRIB Jaya
Hercules dan GRIB Jaya
Sumber :
  • Youtube GRIB TV

 

Tersisa penjual kambing kurban yang diberikan dispensasi oleh BMKG untuk tetap berdagang di lahan tersebut hingga hari raya Idul Adha berakhir.

Di sisi lain, muncul pengakuan dari para pedagang sebelum kepolisian dan BMKG hendak mengosongkan lahan yang diduduki oleh GRIB Jaya tersebut.

Sejumlah pedagang mengaku kalau selama ini mereka ditarik uang sewa apabila ingin berjualan di sana. Tidak tanggung-tanggung, puluhan juta rupiah telah mereka keluarkan.

Salah satunya ialah Ina Wahyuningsih, penjual kambing kurban yang kini diberikan keringanan oleh BMKG untuk tetap berniaga di lahan tersebut.

Pedagang kambing kurban tersebut jujur kalau dia tidak tahu lahan itu punya BMKG. Katanya, GRIB Jaya mengaku diberi amanah oleh ahli waris untuk menempati lahan tersebut.

Lebih mengagetkan lagi, Ina Wahyuningsih mengungkapkan kalau biasanya dia hanya bayar sewa Rp10 juta saja, namun kali ini GRIB Jaya menaikkan biayanya.

GRIB Jaya Tangsel beralasan kalau naiknya biaya sewa di lahan milik BMKG tersebut sudah termasuk biaya pengurusan izin kepada RT dan RW setempat.

“Semua saya serahkan, karena mereka bilang akan berkoordinasi sama sekitar, sama RT RW dan lain-lain,“ ucap Ina melansir dari YouTube tvOnenews.

Ina Wahyuningsih juga sempat keberatan lantaran GRIB Jaya memasang harga Rp25 juta untuk sewa tempat dari bulan Mei-Juni sebelum akhirnya mau dinegosiasi.

“Pertama mereka minta 25 juta, kita nego, 20 juta tapi nggak dapat, akhirnya ambil di tengahnya jadinya 22 juta,“ tegas penjual kambing kurban itu.

“Akhirnya negosiasi sama ormas tersebut, saya bayar, saya bisa berjualan,“ tambahnya.

Anak buah Hercules di ormas GRIB Jaya
Anak buah Hercules di ormas GRIB Jaya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Senada dengan penjual kambing kurban, penjaja makanan seafood Darmaji juga mengalami hal serupa. Ia tidak tahu kalau tanah itu bukan milik GRIB Jaya.

Darmaji yang telah menyewa tempat sejak Januari silam mengatakan bahwa dia telah membayar sewa hingga belasan juta ke Ketum GRIB Jaya Tangsel Yani Tuanaya.

Ditambah lagi Darmaji sudah mengeluarkan dana sampai Rp70 juta untuk mendirikan bangunan rumah makanan seafood di lahan yang kini telah diambil alih BMKG itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya transfer ke beliau langsung (Ketum GRIB Jaya Tangsel Yani Tuanaya) dari Januari-Mei empat atau lima bulan. Satu kali transfer uang sewa Rp3 juta, listrik Rp500 ribu,” ujar Darmaji.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT