Sepanjang Maret 2026, BMKG Catat 336 Kali Gempa Tektonik Getarkan Sulawesi Utara
- Instagram @warga.jakbar - Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Wilayah Sulawesi Utara dan daerah sekitarnya terus menunjukkan aktivitas seismik yang dinamis.
Berdasarkan data dari Stasiun Geofisika Manado, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tercatat sebanyak 336 gempa tektonik telah mengguncang kawasan tersebut selama bulan Maret 2026.
Tingginya intensitas gempa bumi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak berwenang di Manado.
"Aktivitas tektonik di wilayah Provinsi Sulawesi Utara dan sekitarnya menunjukkan intensitas yang cukup tinggi sepanjang bulan Maret," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, pada Minggu (26/4).
Jika ditinjau dari kedalamannya, aktivitas di lapisan kerak bumi bagian atas menjadi pemicu utama sebagian besar guncangan tersebut.
Secara statistik, gempa kategori dangkal menempati posisi tertinggi dengan jumlah 210 kejadian.
Sementara itu, untuk kategori gempa menengah tercatat sebanyak 124 kali, dan hanya terdapat dua kejadian yang masuk dalam kategori gempa dalam.
Mengenai kekuatan guncangan, BMKG mencatat rentang magnitudo yang cukup lebar. Getaran paling lemah berada pada skala magnitudo 1,9, sedangkan guncangan paling kuat yang terekam mencapai magnitudo 5,5.
Meskipun terdapat ratusan aktivitas tektonik, hanya ada dua peristiwa gempa yang getarannya dirasakan secara signifikan oleh warga di Maluku Utara dan Gorontalo.
Melalui pemantauan peta seismisitas atau peta episenter, pusat-pusat getaran selama Maret 2026 tersebut sebagian besar terpusat di kawasan Laut Maluku serta Teluk Tomini.
Dampak dari guncangan ini tersebar di beberapa titik dengan skala intensitas yang berbeda.
"Beberapa wilayah dengan catatan intensitas, antara lain Gorontalo Utara (II MMI) dan di Halmahera Utara (III-IV MMI)," ujar Zulkifli. (ant/dpi)
Load more