News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Tips Bangun Ekosistem UMKM yang Kuat untuk Pengusaha Muda Indonesia

Salah satu contoh kolaborasi lintas sektor yang dapat dijadikan inspirasi datang dari ajang Entrepreneur Hub Finance 2025 di Tangerang, di mana berbagai pihak termasuk
Rabu, 28 Mei 2025 - 22:10 WIB
Ilustrasi Umkm
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Membangun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak bisa lagi dilakukan secara sendirian. Di era kolaborasi dan teknologi, pengusaha muda perlu melihat UMKM sebagai bagian dari ekosistem yang saling mendukung. 

Salah satu contoh kolaborasi lintas sektor yang dapat dijadikan inspirasi datang dari ajang Entrepreneur Hub Finance 2025 di Tangerang, di mana berbagai pihak termasuk pemerintah, komunitas, kampus, pelaku industri, hingga perusahaan logistik, turut andil memperkuat pondasi kewirausahaan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut adalah beberapa tips membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan bagi kamu yang sedang atau ingin merintis usaha:

1. Bangun Kolaborasi Lintas Sektor

Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak adalah kunci agar bisnis tak berjalan di tempat. Kementerian UMKM sendiri menekankan pentingnya sinergi dalam memperkuat ekosistem usaha. 

Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menegaskan, "Banyak program bagus di Kementrian, namun masih banyak yang berjalan sendiri-sendiri. Entrepreneur Hub Finance adalah contoh nyata semangat kolaborasi lintas sektor yang dibutuhkan bangsa ini.”

Kolaborasi seperti ini bisa dalam bentuk akses pembiayaan, pelatihan, atau dukungan logistik yang sesuai kebutuhan UMKM.

2. Manfaatkan Platform dan Teknologi Digital

Transformasi digital bisa menjadi pembeda antara bisnis yang stagnan dan yang berkembang. Misalnya, layanan logistik berbasis aplikasi kini banyak membantu UMKM mengelola pengiriman dengan lebih efisien. 

Dengan fitur seperti pengiriman ke banyak titik (multi stop) atau pilihan armada yang fleksibel, pengusaha bisa menghemat biaya sekaligus mempercepat layanan ke pelanggan.

3. Ikut dalam Komunitas dan Pameran Kewirausahaan

Terlibat dalam forum seperti Entrepreneur Hub Finance bisa membuka banyak peluang. Bukan hanya untuk mendapatkan pembiayaan atau promosi, tapi juga membangun jejaring dengan sesama pelaku usaha. 

Pameran mini yang diadakan di ajang tersebut menjadi wadah bertukar ide, menemukan mitra, hingga menjalin koneksi dengan lembaga keuangan dan investor.

4. Berikan Ruang untuk Inklusi dan Pertumbuhan Sosial

UMKM bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga bisa menjadi sarana pemberdayaan sosial. 

Salah satu pendekatan yang bisa ditiru adalah melibatkan mitra pengemudi atau pekerja lokal dalam rantai distribusi. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso:

“Kami tumbuh dan berkembang bersama pengusaha UMKM... Kolaborasi ini juga merupakan bagian dari misi jangka panjang untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan sekaligus memberdayakan mitra pengemudi.”

5. Jangan Ragu Manfaatkan Dukungan Insentif

Banyak program pembiayaan dan promosi yang tersedia, terutama bagi mereka yang aktif dalam program UMKM. 

5 Tips Bangun Ekosistem UMKM yang Kuat untuk Pengusaha Muda Indonesia
5 Tips Bangun Ekosistem UMKM yang Kuat untuk Pengusaha Muda Indonesia
Sumber :
  • Ist

 

Beberapa penyedia layanan bahkan menawarkan insentif khusus, seperti diskon pengiriman atau fasilitas tambahan untuk akun bisnis. 

Meski terdengar kecil, insentif seperti ini bisa jadi titik awal efisiensi operasional yang signifikan.

Pengusaha muda Indonesia punya potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi baru. Dengan membangun ekosistem yang solid, kolaboratif, dan berbasis teknologi, UMKM tak hanya bisa bertahan, tapi juga berkembang dan menciptakan dampak sosial yang luas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalamove, mengumumkan dukungannya terhadap pemberdayaan pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan berpartisipasi dalam Entrepreneur Hub Finance (Ehub Finance).

Partisipasi Lalamove melalui dukungan logistik menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem UMKM serta mendorong pertumbuhan kewirausahaan di Indonesia. (udn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT