News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Muda Garuda Bicara Jujur soal 'Banjir' Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia, Menurutnya...

Legenda muda Garuda ini bicara soal banyaknya pemain naturalisasi di Timnas Indonesia, menurutnya...
Selasa, 20 Mei 2025 - 20:13 WIB
Evan Dimas saat membela Timnas Indonesia U-19
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

tvOnenews.com - Evan Dimas Darmono, eks wonderkid Timnas Indonesia yang pernah dijuluki Legenda Muda Garuda, pernah buka suara soal fenomena yang ramai diperbincangkan publik, yakni banyaknya pemain naturalisasi di skuad Garuda.

Sebagai mantan andalan Timnas U-19 yang bersinar di era Indra Sjafri, Evan sempat menjadi simbol harapan sepak bola nasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok gelandang kreatif asal Surabaya ini mencuri perhatian publik Tanah Air dengan kepiawaiannya mengatur tempo permainan. 

Evan Dimas
Evan Dimas
Sumber :
  • Persik Official

 

Namun, setelah perjalanan kariernya sempat menurun, Evan kini memilih jalur berbeda.

Bukan lagi sebagai pemain aktif, melainkan sebagai stakeholder klub Liga 3, Persiba Balikpapan.

Meski tidak lagi berkostum merah putih, Evan masih memantau perkembangan Timnas Indonesia.

Dalam sebuah kesempatan, ia menyampaikan pendapatnya tentang ramainya pemain naturalisasi, isu yang kerap memicu pro dan kontra di kalangan suporter maupun pemerhati sepak bola.

"Saya di sini berbicara sebagai pemain sepak bola, saya gak condong ke naturalisasi, saya juga gak condong ke pemain lokal. Gak apa-apa dengan catatan dia benar-benar menjiwai, yang dibela dia merah putih, dia pakai baju merah putih," ujar Evan Dimas.

Kolase foto Evan Dimas dan Indra Sjafri, pelatih timnas Indonesia U-19.
Kolase foto Evan Dimas dan Indra Sjafri, pelatih timnas Indonesia U-19.
Sumber :
  • Kolase tvOnenewws.com / Instagram/@evhandimas / PSSI

 

Pernyataan itu menunjukkan sikap bijak dari seorang pemain berpengalaman yang memahami dinamika di ruang ganti, tekanan kompetisi internasional, dan pentingnya semangat nasionalisme di atas lapangan.

Baginya, bukan soal siapa yang lebih layak, lokal atau naturalisasi, melainkan soal siapa yang benar-benar bermain untuk Indonesia dengan penuh kebanggaan dan pengabdian.

"Dia benar-benar harus menjiwai, mesti dia benar-benar harus. Jangan sampai naturalisasi hanya untuk apa namanya sekedar main," ucapnya.

"Benar-benar harus menjiwai ya dengan rasa bangga membela Indonesia itu harus ada," lanjutnya.

Evan Dimas juga mengingatkan agar publik tidak terjebak pada perdebatan identitas pemain, melainkan bersatu untuk mendukung siapa pun yang pantas dan menunjukkan dedikasi di lapangan.

Shin Tae-yong dan Evan Dimas
Shin Tae-yong dan Evan Dimas
Sumber :
  • Instagram - Shin Tae-yong

 

"Harusnya kita ayo sama-sama kita dukung Timnas kita, kita dukung pemain lokal, kita dukung naturalisasi, kita enggak ada berpihak satu sisi dengan catatan semua harus menjiwai dan dengan catatan semua harus merasakan gimana bangganya menjadi Indonesia," pungkasnya.

Komentar Evan Dimas memperlihatkan bahwa diskusi soal pemain naturalisasi seharusnya tidak hanya dilihat dari sisi teknis semata. 

Nasionalisme, kebanggaan, dan jiwa bela negara tetap harus menjadi pondasi utama, siapa pun pemainnya.

Pernyataan Evan Dimas muncul di tengah masa kejayaan Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.

Pelatih asal Korea Selatan itu berhasil mengubah wajah permainan Garuda menjadi lebih berani dan modern. 

Kolase foto Shin Tae-yong, Evan Dimas dan pelatih baru timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Kolase foto Shin Tae-yong, Evan Dimas dan pelatih baru timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram/evhandimas / X PSSI

 

Di bawah kepemimpinannya, skuad muda Indonesia tampil di Piala Asia 2023 dan untuk pertama kalinya menembus babak gugur. 

Selain itu, ia juga membawa Timnas melaju hingga semifinal Piala AFF 2020 dan 2022 dengan komposisi pemain lokal dan naturalisasi yang semakin proporsional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, tongkat kepelatihan telah berganti. Legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert, dipercaya untuk meneruskan proyek penguatan Timnas. 

Tantangan berikutnya adalah menghadapi lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di mana Indonesia diperkirakan tetap akan mengandalkan kombinasi antara pemain lokal dan pemain keturunan. (akg/tsy/gwn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MU Panaskan Bursa Transfer, Gelandang Premier League Dibanderol Tembus Rp2 Triliun

MU Panaskan Bursa Transfer, Gelandang Premier League Dibanderol Tembus Rp2 Triliun

Manchester United (MU) dilaporkan siap mengerahkan segala upaya demi mendatangkan seorang gelandang anyar dengan nilai transfer fantastis, yang disebut-sebut bisa menembus lebih dari Rp2 triliun.
Menko Polkam Klaim Malam Tahun Baru Aman Terkendali, Mobilitas Massa dan Wisatawan Melonjak

Menko Polkam Klaim Malam Tahun Baru Aman Terkendali, Mobilitas Massa dan Wisatawan Melonjak

Pemerintah mengklaim situasi keamanan dan mobilitas masyarakat selama Operasi Lilin hingga malam pergantian tahun berjalan aman dan terkendali.
MU Seret di Old Trafford, Ruben Amorim Bongkar Penyebab Performa Buruk Setan Merah

MU Seret di Old Trafford, Ruben Amorim Bongkar Penyebab Performa Buruk Setan Merah

Pelatih Manchester United (MU) Ruben Amorim tetap menunjukkan keyakinan tinggi meski timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026.
Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.
Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bogor telah melakukan penutupan seluruh akses menuju kawasan wisata Puncak.
Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Partai tandang pekan ke-16 akan digelar pada Senin (5/1/2026) mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri. Tren positif akan coba dilanjutkan Persib untuk menjaga puncak klasemen Super league 2025-2026 dari kejaran pesaing.

Trending

Teror Bom Molotov hingga Bangkai Ayam Hantui Influencer, Dj Donny: Masih Amatiran

Teror Bom Molotov hingga Bangkai Ayam Hantui Influencer, Dj Donny: Masih Amatiran

Teror terhadap influencer Dj Donny berlangsung berlapis dan semakin berbahaya. Berawal dari kiriman bangkai ayam berisi ancaman, teror itu memuncak dengan pelemparan bom molotov ke rumahnya pada dini hari.
Asa Petani Sawit Rakyat Bangkit: Cerita dari Tebo di Balik Kebijakan HET Pupuk Terbaru

Asa Petani Sawit Rakyat Bangkit: Cerita dari Tebo di Balik Kebijakan HET Pupuk Terbaru

Pagi itu, Andi memotret anak bungsunya yang tengah asyik bermain di antara barisan pohon sawit di Kabupaten Tebo, Jambi. Seperti jutaan petani sawit kecil lainnya
Everton Naik Kelas! Moyes Soroti Duet Bek yang Bikin Nottingham Forest Tak Berkutik

Everton Naik Kelas! Moyes Soroti Duet Bek yang Bikin Nottingham Forest Tak Berkutik

Pelatih Everton, David Moyes, memberikan pujian khusus kepada duet bek tengah Jake O’Brien dan James Tarkowski usai kemenangan meyakinkan 2-0 atas Nottingham Forest
Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Partai tandang pekan ke-16 akan digelar pada Senin (5/1/2026) mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri. Tren positif akan coba dilanjutkan Persib untuk menjaga puncak klasemen Super league 2025-2026 dari kejaran pesaing.
MotoGP 2026 Padat Ekstrem: 44 Balapan dalam Semusim, Rider Mulai Angkat Suara

MotoGP 2026 Padat Ekstrem: 44 Balapan dalam Semusim, Rider Mulai Angkat Suara

Kalender balap MotoGP 2026 resmi dirilis. Dorna Sports selaku promotor mengumumkan akan ada 22 balapan yang digelar sepanjang musim depan.
Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.
Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bogor telah melakukan penutupan seluruh akses menuju kawasan wisata Puncak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT