News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekalipun Hercules Punya Keinginan Untuk Kuasai Tanah Abang, Namun Itu Bukan Hal Mudah Karena Ucu Kambing Ternyata Adalah Seorang...

Sekalipun Hercules punya keinginan untuk kuasai Tanah Abang, namun itu bukan hal mudah karena Ucu Kambing ternyata bukan orang sembarangan. Konflik lahan 
Kamis, 15 Mei 2025 - 21:26 WIB
Ucu Kambing, Jawara Betawi dan Hercules, Ketum Grib Jaya
Sumber :
  • tim tvOnenews / Antara

tvOnenews.com - Nama Rosario de Marshall, yang lebih dikenal sebagai Hercules, kembali menjadi sorotan publik setelah secara terbuka menghina mantan Kepala BIN, Letjen TNI (Purn) Sutiyoso.

Tindakan ini memicu kemarahan dari mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perseteruan ini membuka kembali ingatan kolektif masyarakat akan masa lalu kelam ketika Hercules mendominasi dunia kriminal di Jakarta, khususnya di kawasan Tanah Abang.

Asal Usul Hercules dan Dominasi di Tanah Abang

Hercules lahir di Timor Timur pada 27 Mei 1968. Ia pertama kali berinteraksi dengan militer Indonesia melalui Kolonel Gatot Purwanto sekitar tahun 1975. 

Setelah menjadi yatim piatu akibat konflik di Timor Timur, Hercules bergabung sebagai Tenaga Bantuan Operasi (TBO) untuk Kopassus. Nama "Hercules" diberikan oleh tim komunikasi radio Kopassus sebagai nama kode.

Setelah pindah ke Jakarta, Hercules membentuk geng preman bersama sesama migran Timor Timur di kawasan Tanah Abang. 

Geng ini segera menguasai dunia kriminal Jakarta pada tahun 1990-an, dengan kegiatan seperti pemerasan dan bisnis keamanan ilegal. 

Namun, kekuasaan Hercules mulai runtuh pada akhir 1990-an setelah beberapa anggota gengnya menolak berpartisipasi dalam demonstrasi pro-integrasi, menyebabkan hilangnya perlindungan militer. 

Akibatnya, wilayah Tanah Abang diambil alih oleh kelompok preman lain, termasuk yang dipimpin oleh Muhammad Yusuf Muhi, atau yang lebih dikenal sebagai Ucu Kambing .

Ucu Kambing: Jawara Betawi yang Menaklukkan Hercules

Ucu Kambing, nama asli Muhammad Yusuf Muhi, lahir di Kebon Pala, Tanah Abang. Julukan "Kambing" berasal dari latar belakang keluarganya yang berjualan sop kambing. 

Sejak muda, Ucu dikenal sebagai jagoan jalanan yang sulit ditandingi. Ia belajar silat dari jawara Betawi, Engkong Sabeni, dan pernah menjadi santri di Pesantren Tebu Ireng, Gontor, meskipun tidak sampai rampung .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertikaian antara Hercules dan Ucu Kambing terjadi pada tahun 1996. Ketika itu, kelompok Hercules masuk ke kawasan Tanah Abang tanpa koordinasi, membawa anak buah dari wilayah lain, dan membuat onar. 

Dua anak buah Hercules dilaporkan tewas dalam bentrokan tersebut. Ada kabar bahwa kelompok Hercules bahkan sempat merencanakan untuk membakar wilayah tertentu di Bongkaran, sebuah wilayah padat di jantung Tanah Abang. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT