Tak Ada Satu pun Anggota GRIB Jaya yang Boleh Melanggar Perintah Hercules Ini, Ternyata Mereka Wajib...
- Grib
tvOnenews.com - Sebagai Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules memiliki satu perintah yang wajib dipatuhi oleh seluruh anggotanya.
Hercules memang dikenal sebagai mantan preman sangar yang pernah berkuasa di wilayah Tanah Abang.
Namun Hercules mengaku sudah tobat dan tak lagi menjadi seorang preman.
Walau begitu, Hercules belakangan ini kerap dikaitkan dengan aksi premanisme yang membuat publik resah.
Hercules sendiri sudah menegaskan bahwa tuduhan itu tak benar adanya.
Tidak hanya Hercules secara pribadi yang sering dianggap berkaitan dengan dunia premanisme, ternyata ormasnya juga demikian.
GRIB Jaya sering mendapat pandangan negatif karena dianggap sebagai kelompok preman berkedok ormas.
Marcel Gual sebagai Kabid Humas dan Publikasi GRIB Jaya mencoba meluruskan apa yang sering menjadi kesalahpahaman terkait ormas Hercules tersebut.
Menurut penuturannya, Hercules sudah memerintahkan anggota GRIB Jaya untuk selalu mematuhi hukum.
Tak boleh ada satu pun anggota GRIB Jaya yang berani melanggar hukum.
"Jadi, GRIB Jaya itu sesuai dengan arahan Bapak Ketua Umum kami, Pak Haji Hercules, itu memang tidak boleh ada yang melanggar hukum," tegas Marcel Gual, seperti dilansir tvOnenews.com dari tayangan Kabar Petang.
Bahkan di ormas Hercules itu disebutkan bahwa hukum adalah panglima tertinggi yang harus dipatuhi.
"Hukum itu harus menjadi panglima tertinggi," ujar Marcel Gual.
Hercules disebut selalu mengingatkan anggota GRIB Jaya untuk taat kepada hukum.
Tidak hanya itu, Hercules juga menegaskan bahwa anggota GRIB Jaya tidaklah kebal hukum.
"Lalu dia memang dalam setiap berbagai kesempatan, GRIB Jaya itu memang taat hukum, tidak kebal hukum, itu kata beliau," kata Marcel Gual.
"Termasuk Ketua Umumnya, termasuk juga beliau sendiri," lanjutnya.
Sebagai bukti bahwa GRIB Jaya benar-benar taat hukum, Marcel Gual menyerukan agar segera melaporkan ke polisi apabila memang terjadi kasusnya.
"Jika ada anggota kami, kader-kader kami yang melakukan pelanggaran hukum, tindak, tindak tangkap bawa ke polisi," ujar Marcel Gual.
"Dan polisi, kami memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk melakukan itu," sambungnya.
Load more