News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Selebriti Papan Atas Tanah Air yang Sindir Kelakuan Gus Miftah Setelah Hina Yati Pesek: Ada Wendy Cagur, Febby Rastanty Sampai...

Sederet selebriti papan atas tanah air pada akhirnya turut berkomentar lantaran geram terhadap kelakuan Gus Miftah yang hina Yati Pesek di depan khalayak ramai.
Minggu, 8 Desember 2024 - 11:12 WIB
Selebriti papan atas tanah air ikut geram lihat Gus Miftah hina Yati Pesek
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Sejumlah selebriti papan atas tanah air ikut geram atas kelakuan Miftah Maulana alias Gus Miftah yang tega mengolok-olok seniman senior Yati Pesek.

Mereka pun menyayangkan sikap Gus Miftah yang sampai hati seperti melecehkan sosok Yati Pesek di depan khalayak ramai beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, belum selesai kasus dengan penjual es teh Sunhaji, Gus Miftah kali ini kembali viral setelah video lamanya mengolok-olok Yati Pesek beredar di media sosial.

Ketika itu, Miftah Maulana tampak berada satu panggung bersama Yati Pesek yang diketahui menghadiri acara pagelaran wayang dua tahun lalu.

Namun tak disangka, terjadi percakapan dengan kata-kata yang kurang elok didengar dari Gus Miftah sehingga menyakitkan hati Yati Pesek.

“Niki wau lagune bajing loncat, bajingane kulo ajak munggah (ini tadi lagunya berjudul bajing loncat, kalau baji** saya ajak naik),” kata Miftah dilansir dari @anak__ogi.  

“Ngunekke aku baji**, iki sampeyan enom tapi arep dadi guruku lho (ngatain aku baji**, ini kamu meski lebih muda mau aku jadikan guru lho),” jawab Yati Pesek.

tvonenews

Bukannya berhenti, Gus Miftah justru masih melanjutkan candaan bernada hinaan itu terhadap Yati Pesek yang merupakan sosok lebih tua darinya.

“Kulo bersyukur Bude Yati elek, mulo jadi sinden nek ayu dadi lon** iki (saya bersyukur Bude Yati jelek, makanya jadi sinden, kalau cantik jadi pela ini),” ujar Miftah lagi.

“Saiki koe kok dadi suarane ngono? Untung gus sampeyan siki neng kene dadi, eh ora ustaz kok yo, kyai juga dudu yo (sekarang kok gini omonganmu, untung gus sekarang kamu di sini, tapi bukan ustaz ya kyai juga bukan),” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan, Yati Pesek mengakui kalau saat itu dia merasa sakit hati terhadap Miftah Maulana, namun ia bingung harus bercerita kepada siapa sehingga ia hanya menyimpannya.

“Aku cuma diam aja walaupun hatiku rasanya sakit banget, aku dari kecil jadi seniman sampai tua aku benar-benar menjaga kebudayaanku, ga cuma asal-asalan,” ujar Yati Pesek dikutip dari @erickestradaindonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT