Waspada Jeratan Judi Online Berwujud Opsi Biner dan Transaksi Robot
- Antara
Jakarta - Baru saja kita dikejutkan pemberitaan atas pemblokiran 1.222 situs web perdagangan berjangka komoditi ilegal dan permainan judi berkedok trading atas permintaan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Dari ribuan website tersebut, terdapat 92 domain opsi biner yang diblokir seperti Binomo, IQ Option, Olymptrade, Quotex, serta platform lain sejenisnya. Bappebti juga memblokir 336 robot trading seperti Net89/SmartX, Auto Trade Gold, Viral Blast, Raibot Look, DNA Pro, EA 50, Sparta, Fin888, Fsp Akademi Pro, serta perusahaan lain yang sejenis.
Plt Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana dalam sebuah kesempatan mengatakan bahwa Bappebti Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen mengawasi kegiatan perdagangan berjangka komoditi, termasuk yang menggunakan binary option (opsi biner).
Menurut Wisnu, binary option merupakan kegiatan judi daring berkedok trading di bidang perdagangan berjangka komoditi. Aplikasi opsi biner yang beredar saat ini tidak memiliki legalitas di Indonesia.
Apabila terjadi perselisihan antara nasabah dengan penyedia, Bappebti selaku regulator di bidang perdagangan berjangka tidak dapat memfasilitasi nasabah dalam rangka mediasi.
Wisnu mengilustrasikan seseorang yang menggunakan opsi biner hanya menebak harga suatu instrumen keuangan, seperti forex, kripto, atau indeks saham yang akan mengalami kenaikan atau penurunan dalam waktu tertentu.
Jika tebakannya benar, maka dia akan mendapatkan keuntungan yang besarnya tidak sampai 100 persen dari modalnya. Apabila tebakannya salah, akan menderita kerugian sebesar 100 persen.
Dari ilustrasi tersebut, maka opsi biner dapat digolongkan sebagai judi, sebagaimana definisi yang diatur dalam Pasal 303 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) : "Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan, di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung pada peruntungan belaka, juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain, demikian juga segala pertaruhan lainnya".
Dapat kita ambil kesimpulan bahwa setiap aktivitas yang tergolong perjudian pasti selalu akan melibatkan jual beli peluang, bukan barang atau jasa.
Load more