Shin Tae-yong Dapat Bala Bantuan Usai Dikritik Keras Suporter Timnas Indonesia karena Dikalahkan China, Ibnu Jamil: Selalu Ada yang…
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @ibnujamilo/ PSSI
Justru, ini menandakan bahwa pelatih asal Korea Selatan tersebut tengah mencoba berbagai formula untuk menemukan gaya bermain terbaik bagi Timnas Indonesia.
Ibnu juga mengkritisi permainan Timnas Indonesia yang terlalu fokus pada penguasaan bola tanpa menghasilkan serangan yang efektif.
“China atau Tiongkok ternyata mereka bermain bertahan ngandelin counter, dan efektif. Sedangkan Indonesia mencoba menguasai permainan, pengen jebol gawang lawan tapi nggak bisa-bisa,” tuturnya.
Ia menyebutkan adanya 22 kali kesalahan atau kehilangan bola di babak pertama sebagai bukti bahwa lini depan Indonesia tidak berfungsi dengan baik.
Meski begitu, Ibnu Jamil tetap berusaha untuk menanamkan optimisme kepada para suporter Timnas Indonesia.
Ia menekankan bahwa setiap kekalahan adalah pelajaran berharga, dan tidak ada tim yang bisa diremehkan di kualifikasi Piala Dunia.
"Mudah-mudahan dari permainan ini kita bisa belajar bahwa grup ini bukan grup main-main. Nggak ada tim yang lemah," tegasnya.
Ia pun menambahkan bahwa kritik bukan berarti harus menurunkan ekspektasi, tetapi lebih kepada bersikap realistis dalam menghadapi kenyataan yang ada.
“Apakah kita harus menurunkan ekspektasi kita? Kalau gue sih bilangnya bukan diturunkan ekspektasinya tapi lebih realistis aja. Jadi kita siap menerima semua ini," ujar Ibnu dengan bijak.
Ibnu Jamil menutup pesannya dengan tetap memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong.
“But anyway, gue tetep respect, gue tetep salut, menang kalah dan seri ku tetap bernyanyi di Garuda sampai mati. Ale ale ale,” serunya, membangkitkan semangat para suporter yang mungkin merasa kecewa dengan hasil pertandingan tersebut.
Tidak bisa dipungkiri, kekalahan melawan China menjadi ujian berat bagi Shin Tae-yong.
Kritik keras dari suporter tidak hanya menyoroti taktik, tetapi juga keputusan dalam memilih pemain.
Meski begitu, dukungan dari sosok-sosok seperti Ibnu Jamil menjadi nafas segar di tengah badai kritik yang mengarah kepada pelatih Timnas Indonesia ini.
Perjalanan Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia memang masih panjang, dan peluang untuk bangkit masih terbuka lebar.
Load more