Film Horor Komedi Indonesia The Draft! Mencuri Perhatian di Fantastic Fest 2024, Austin, Texas
- Akasacara Film
"Perpaduan horor dan komedi yang eksplosif, dengan momen-momen mendebarkan dan tawa yang tak terduga" tulis Elements of Madness.
“Film ini dipuji atas penyutradaraan Yusron Fuadi, yang mampu menghadirkan unsur komedi yang halus di tengah ketegangan yang intens, dan visual yang menawan oleh Mandela Majid. Dibalik kegilaan metafisika dan gore yang ada, film ini secara mengejutkan dibuat dengan sangat melibatkan hati. Fuadi memberikan tokoh tokoh fiksi tipikal itu sebuah kedalaman karakter,” tulis morbidlybeautiful.com.
Masuk Nominasi Film Horor Terbaik
Tidak hanya mendapat sambutan hangat dari penonton dan kritikus, The Draft! juga berhasil masuk dalam nominasi Film Horor Terbaik di Fantastic Fest 2024.
Ini menandai prestasi luar biasa bagi sinema Indonesia, yang semakin menunjukkan kemampuannya bersaing di kancah internasional. Dalam Fantastic Fest yang dikenal dengan seleksi film-film horor, fiksi ilmiah, dan fantasi terbaik dari seluruh dunia, pencapaian ini merupakan pengakuan besar terhadap kualitas film horor Indonesia.
Bahkan saat berita ini ditulis, The Draft! mendapat rating 90% pada laman website review film rottentomatoes.com.
Fani Pramuditya, Produser Film The Draft! menghadiri pemutaran film di Fantastic Fest 2024 di Austin, Texas.
Di tengah sambutan hangat dari para penonton dan kritikus, pemutaran film The Draft! di Austin, turut dihadiri oleh produser film ini, Fani Pramuditya, yang ikut menyaksikan bagaimana karya tersebut diterima secara antusias.
Fani Pramuditya, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian tim dan bagaimana film ini diterima di Austin.
"Saya sangat bangga dengan respons penonton di sini. Ini adalah pertama kalinya The Draft! diputar di luar negeri, dan kami merasa terhormat masuk kedalam nominasi di festival sebesar Fantastic Fest," ucap Fani.
Penonton di Austin, Texas, memberikan sambutan hangat terhadap film ini, dengan banyak yang menggambarkannya sebagai “campuran antara ledakan tawa dan ketegangan horor yang unik”.
“Pujian tidak hanya datang dari sisi cerita, tetapi juga dari sisi teknis, termasuk musik dari Clemens Felix Setiyawan, I Ketut Sumerjana dan Pandan Purwachandra yang berhasil menghadirkan atmosfer intens yang mendukung narasi horor film,” tulis Elements of Madness
Load more