News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jessica Wongso Bukan Anak Konglomerat, Otto Hasibuan Tegaskan Soal Tarif Jasanya dalam Kasus Kopi Sianida: Waktu Itu...

Lantas, berapa bayaran Otto Hasibuan ketika menjadi kuasa hukum Jessica Wongso dalam kasus kopi sianida? Dalam video di YouTube Karni Ilyas, Otto mengatakan...
Senin, 2 September 2024 - 18:57 WIB
Otto Hasibuan, Jessica Wongso
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Jessica Wongso pernah lalu lalang di media massa maupun media sosial, karena menjadi tersangka atas kasus kopi sianida yang menewaskan temannya sendiri, Mirna Salihin. 

Jessica terbukti mencampurkan racun sianida ke dalam es kopi vietnam yang dipesannya untuk Mirna di Kafe Olivier, Jakarta. Setelah memenium kopi tersebut, tubuh Mirna mendadak kejang dan keluar busa dari mulutnya. Mirna sempat dibawa ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, namun meninggal dalam perjalanan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jessica kemudian harus menjalani beberapa kali persidangan hingga ditetapkan jadi tersangka dan divonis 20 tahun penjara oleh hakim. Selama menjalani proses peradilan, Jessica ditemani oleh kuasa hukumnya, yakni pengacara kondang Otto Hasibuan.

 

Nama Otto Hasibuan mungkin sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Pengacara yang memiliki firma hukum bernama Otto Hasibuan & Associates ini kerap disejajarkan dengan pengacara kondang lainnya, seperti Hotma Sitompul dan Hotman Paris Hutapea.

Otto sudah beberapa kali menangani kasus hukum yang mencuri perhatian publik, salah satunya soal dugaan korupsi E-KTP yang menyeret nama Setya Novanto. Meski begitu, tidak diketahui pasti berapa tarif pasti yang dipatok oleh Otto dalam sekali menangani kasus.

Namun, sebagai contoh, Otto pernah mendampingi Djoko Tjandra yang menjadi terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagin (cessie) Bank Bali pada tahun 2020 lalu. Saat itu, mertua Jessica Milla tersebut menerima bayaran sebesar 2,5 juta dolar AS atau Rp38,8 miliar.

 

Lantas, berapa bayaran Otto Hasibuan ketika menjadi kuasa hukum Jessica Wongso dalam kasus kopi sianida?

 

Dalam sebuah video di kanal YouTube milik Karni Ilyas, Otto sempat mengatakan jika dirinya tidak menerima bayaran sepeser pun, baik itu dari Jessica maupun keluarganya. Sebab, Jess tak  berasal dari keluarga konglomerat yang bergelimang harta. Otto juga yakin, bahwa kliennya itu tak bersalah.

"Saya tidak dibayar sama sekali. Saya tegaskan disini saya tidak dibayar," tegas Otto Hasibuan dalam sebuah video di kanal YouTube Karni Ilyas Club, dikutip Senin (2/9/202).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Meski begitu, Otto mengatakan jika ayah Jessica, Winardi Wongso, pernah mengantarkan semangkuk bubur untuk dirinya dan tim.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT