News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Pelatih Timnas Indonesia U19 Indra Sjafri, Jens Raven pun Tak Terima Kalau Arkhan Kaka Dibully Netizen Sampai Lakukan Hal Ini

Selain pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri, striker Belanda Jens Raven juga siap bela rekannya yakni Arkhan Kaka yang dihujat netizen usai Piala AFF U19.
Sabtu, 3 Agustus 2024 - 17:08 WIB
Jens Raven lakukan hal ini demi bela Arkhan Kaka
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Bukan hanya pelatih Timnas Indonesia U19 Indra Sjafri saja yang tak menerima kalau anak asuhnya yakni Arkhan Kaka dibully oleh netizen.

Namun, rekan setimnya di Timnas Indonesia U19 yaitu Jens Raven juga bersikap serupa bahkan sampai pasang badan untuk Arkhan Kaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi itu dilakukan Jens Raven saat Timnas Indonesia tengah berlaga di Piala AFF U19 saat berhadapan dengan kontestan grup A Timor Leste.

Sebagaimana diketahui, pemain muda Timnas Indonesia yakni Arkhan Kaka tengah menuai sorotan usai dirinya mendapat banyak kritikan tajam dari netizen.

Bahkan, pengamat sepak bola nasional pun tak ketinggalan turut mengkritik penurunan performa Arkhan Kaka saat membela Timnas Indonesia di Piala AFF U19.

Memang, Arkhan Kaka hanya mampu menyumbangkan satu gol di sepanjang penampilannya bersama Timnas Indonesia dalam turnamen Piala AFF U19 2024.

Tidak hanya itu, kritikan semakin tajam tertuju kepada Arkhan Kaka yang penampilannya di laga final Piala AFF U19 saat Timnas Indonesia vs Thailand dinilau kurang mengesankan.

tvonenews

Ketika itu, Arkhan Kaka yang berposisi sebagai striker tak mampu mengonversi sejumlah peluang yang diberikan oleh pemain lain menjadi gol.

Sontak saja, performa Arkhan Kaka menjadi bahan hujata netizen tanah air yang kemudian menyangkut pautkan dengan kritikan dari Coach Justin.

Saat itu, Coach Justin mengkritik Arkhan Kaka yang justru berselebrasi saat Timnas Indonesia mencetak gol penyeimbang melawan Panama di Piala Dunia U17.

Menanggapi banyak kritikan terhadap Arkhan Kaka, pelatih Timnas Indonesia U19 Indra Sjafri kemudian pasang badan demi anak asuhnya.

Menurutnya, anak seusia Arkhan Kaka memang prestasinya tergolong fluktuatif karena masih berusia muda. Maka dari itu, ia memohon maklum atas hal tersebut.

“Dia pengin berbuat baik dia pengin mengasih yang terbaik tapi kan anak-anak usia segitu memang fluktuatif prestasinya,” kata Indra Sjafri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indra Sjafri pun menambahkan bahwa bukan hanya dia saja yang selalu mendukung Arkhan Kaka, namun juga seluruh pemain Timnas Indonesia U19 lainnya.

Indra Sjafri pun mencontohkan bahwa salah satu pemainnya yakni Jens Raven sampai merelakan tidak mencetak hattrick demi meningkatkan kepercayaan diri Arkhan Kaka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT