News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Polisi dan Dituding Menyandera Ayah Aep: sampai Sekarang Belum Pulang!

Dedi Mulyadi dilaporkan atas dugaan menyebarkan berita hoaks, selain itu ia juga diduga menyandera ayah Aep hingga sulit dihubungi keluarga. Seperti apa?
Rabu, 31 Juli 2024 - 18:05 WIB
Dedi Mulyadi, Aep
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Aep kabarnya melaporkan Dedi Mulyadi lantaran sudah membuat berita bohong hingga mengancam keluarganya.

Diketahui, kasus Vina Cirebon saat ini semakin memanas terlebih pihak Iptu Rudiana dan para terpidana saling serang dan teguh pendirian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iptu Rudiana dan keluarga Vina Cirebon meyakini kasus 2016 silam adalah pembunuhan.

Namun, ketujuh orang terpidana, Saka Tatal, hingga para saksi-saksi termasuk Dedi Mulyadi menduga kasus ini murni kecelakaan.

Kuasa hukum Iptu Rudiana, Pitra Romadoni yang saat ini juga membela Aep mengatakan konten Dedi Mulyadi membuat Aep terintimidasi.

“Kami telah resmi membela Aep Rudiansah, karena saat ini banyak pemberitaan terhadap beliau yang miring, banyaknya yang menyerang beliau,” kata Pitra Romadoni saat konferensi pers.

Menurut Pitra, Aep dan keluarga sudah dirugikan secara materil maupun immaterial atas tudingan Dedi Mulyadi dan Dede di kasus Vina Cirebon.

"Aep telah membuat laporan polisi atas kasus penyebaran berita bohong sehingga status Aep kini telah naik menjadi pelapor,” terangnya.

"Informasi bohong yang disampaikan oleh Dede, sehingga menimbulkan kerugian signifikan bagi Aep baik secara materil maupun immateril," sambungnya.

Tak cuma itu, Pitra Romadoni dan Elza Syarief juga menduga Dedi Mulyadi telah menyandera ayah Aep.

Elza Syarief menduga tekanan yang diberikan kepada Aep sengaja dilakukan agar Aep muncul dan mencabut keterangan BAP seperti Dede.

“Aep telah mendapatkan tekanan-tekanan dan menimbulkan ketakutan dari pemberitaan negatif. Tujuan mengintimidasi kepada klien kami hanya satu, memaksa agar Aep mencabut keterangannya,” kata Elza Syarief.

Elza Syarief menyebut ada usaha-usaha yang dilakukan oleh pihak luar agar Aep muncul ke publik.

Salah satunya dengan mendatangi orang tua Aep agar membocorkan keberadaannya.

“Usaha dari pihak luar tersebut mendatangi orang tuanya dengan tujuan menekan, mengintimidasi, untuk memberitahu ke mana keberadaan Aep,” ungkapnya.

Lantaran ayah Aep mengaku tidak tahu keberadaan anaknya, maka narasi berubah menyebut Aep menghilang.

Elza mengatakan, paman Aep sudah terpengaruh dengan berita di luar. Sehingga membawa orang tua Aep ke rumah seseorang diduga Dedi Mulyadi.

“Kemarin Magrib, pamannya Aep membawa orang tua Aep ke rumah seseorang yang sudah kami laporkan dan sampai sekarang belum pulang,” tutur Elza.

Hal ini membuat Aep stres, bahkan saat dihubungi tidak ada jawaban.

“Aep menjadi stres, berusaha menghubungi orang tersebut tapi tidak jawab. Kelihatannya memancing Aep untuk datang dan akan ditekan,” terangnya.

Perlakuan ini membuat Elza Syarief menduga para saksi yang mencabut laporan turut dapat ancaman.

“Jadi saya bisa mengambil analisa bahwa dulu pun yang orang-orang yang mencabut ini ya mungkin ada perlakuan seperti ini,” katanya.

Ia menduga pihak luar takut bila Aep mengungkap yang sebenarnya, sehingga sengaja menjauhkan Aep dari orang tuanya.

"Kalau misalnya tidak takut Aep mengungkapkan yang sebenarnya, kenapa ayahnya harus disandra? Dia dikejar-kejar untuk ditangkap, disandera, ditekan supaya mengikuti keterangannya Dede padahal keterangan itu tidak benar," tegasnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Elza Syarief meminta pihak tersebut untuk tidak menyandera ayah Aep.

“Klien saya sangat kebingungan mencari ayahnya, dan dia sudah WA ‘tolong kembalikan ayah saya’,” pungkasnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT