News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Ditertawakan Karena Jalan Rusak di Jonggol, KDM Malah Curiga: Teteh Akang Mau Kemana Atuh?

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) ditertawakan oleh seorang wanita pengendara mobil lantaran jalanan rusak di daerah Jabar. KDM justru mencurigai
Senin, 6 April 2026 - 20:50 WIB
Dedi Mulyadi tanggapi video viral soal jalanan rusak di Jonggol
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @dedimulyadi71

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi ditertawakan oleh seorang wanita lantaran jalanan rusak di daerah Jabar.

Sebuah video viral di media sosial yang menampilkan sebuah jalanan tanah yang dilewati pengguna mobil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanita yang merekam video tersebut seakan menertawakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Pasalnya, Kang Dedi Mulyadi (KDM) kerap menjadi sorotan lantaran kinerjanya yang dinilai cukup baik oleh warganya.

Namun, kondisi jalanan rusak yang dilewati oleh pengendara mobil ini seakan berbanding terbalik dengan citra KDM, sehingga wanita itu menertawakan diduga karena alasan tersebut.

“Dedi, ini di daerah kamu kang Dedi. Ancur bener, masih banyak yang menggenang ini. Masih ada yang mau pinjam?” ungkap wanita dalam video viral tersebut.

Kemudian, wanita tersebut mengaitkan dengan trend meminjam Gubernur Dedi Mulyadi di media sosial lantaran kinerjanya yang baik. 

Tetapi wanita tersebut justru mengatakan bahwa jalanan di Jawa Barat masih banyak yang jelek, salah satunya jalan yang sedang ia lewati.

“Kan kalau di TikTok banyak itu kayak di Lampung atau dimana, ‘pinjam dong Gubernur Dedi Mulyadi-nya’. Jalan di sini aja masih jelek-jelek,” ujar wanita tersebut.

Dedi Mulyadi tanggapi video viral soal jalanan rusak di Jonggol
Dedi Mulyadi tanggapi video viral soal jalanan rusak di Jonggol
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @dedimulyadi71

Menanggapi hal tersebut, melalui media sosialnya Dedi Mulyadi mengungkapkan terima kasih atas atensi yang diberikan mengenai jalanan yang jelek di Jawa Barat.

Untuk itu, ia menjelaskan mengapa jalan yang dilewati pengendara mobil itu masih jelek.

“Teteh dan Akang, saya mengucapkan terima kasih ya yang sudah memberikan atensi, mengingatkan saya tentang adanya jalan yang masih jelek di Jawa Barat,” kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pada unggahannya di Instagram @dedimulyadi71.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata jalanan yang dilewati oleh pengguna mobil itu merupakan jalan Inspeksi BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) sebagai jalur alat-alat berat. 

“Saya sudah cek teh, itu jalannya statusnya jalan inspeksi BBWS . Jadi jalan itu biasanya digunakan untuk alat-alat berat melakukan pengerukan. Kemudian hasil pengerukannya, biasanya suka disimpan di pinggir jalan itu,” jelas KDM.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT