News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nikita Mirzani Sampai Buat Sayembara Berburu Aep, Eks Jenderal Polri ini Justru Pasang Badan Untuk Aep, Katanya…

Kasus Vina Cirebon semakin rumit belum menemui titik terang. Banyak pihak menyoroti kasus ini, salah satunya Nikita Mirzani. Eks Jenderal Polri ini bilang...
Minggu, 28 Juli 2024 - 18:28 WIB
Nikita Mirzani Buat Sayembara Demi Temukan Aep
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus Vina Cirebon kini semakin rumit dan belum menemui titik terang. Banyak pihak yang menyoroti kasus ini, salah satunya Nikita Mirzani.

Belakangan ini Nikita Mirzani kembali membuat publik heboh setelah membuka sayembara berhadiah bagi siapapun yang dapat menemukan Aep.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nikita Mirzani mencari Aep lantaran sosoknya seolah menghilang sejak Pegi Setiawan terbebas dari status tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Tak tanggung-tanggung, Nikita akan memberikan uang pribadinya sebesar Rp500 juta bagi orang yang dapat mengungkapkan keberadaan Aep.

Sebab dirinya menganggap Aep telah memberikan kesaksian yang membuat pihak lain berpikir kasus Vina merupakan pembunuhan.

“Gue kasih duit Rp500 juta, barangsiapa yang berhasil menemukan persembunyiannya Aep secara konkret, detail, kasih tahu gue,” tegas Nikita Mirzani melalui siaran langsung di akun TikToknya.

Mendengar kabar sayembara Nikita Mirzani, Eks Jenderal Polri, Brigjen Pol (Purn) Siswandi Adi justru akan pasang badan pada Aep.

Diantara banyaknya pihak yang mulai menyudutkan Aep, Siswandi justru mengaku siap untuk membelanya dan menjadi kuasa hukumnya bila yang bersangkutan dapat menampakkan diri.

Siswandi pun menanyakan kompetensi dari Nikita Mirzani mencari Aep hingga melakukan sayembara berhadiah. 

“Sekarang kompetensinya apa dengan Aep?” ungkap Brigjen Pol (Purn) Siswandi Adi, dilansir dari tayangan YouTube Intens Investigasi.

“Ya silahkan aja sama-sama mencari, saya juga mencari Aep tapi akan sebagai Kuasa Hukumnya, kalau ketemu,” sambungnya.

Siswandi
Brigjen Pol (Purn) Siswandi Adi. (Tangkapan Layar YouTube Intens Investigasi)

Siswandi sendiri juga sedang mencari keberadaan Aep. Bila ia bertemu, maka Siswandi bersama timnya siap untuk memberikan perlindungan hukum pada Aep.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ayo sama-sama cari (Aep) kalau netizen tahu, kasih tau kita. Kita akan memberikan perlindungan hukum, kita akan jadi kuasa hukum terhadap Aep. Ngapain sembunyi gitu,” ujarnya.

“Siap, kita jadi penasihat siap kalau dia juga mau, jangan dipaksa,” lanjut Siswandi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT