News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Jabar Lebih Awal Akui Kalau Pegi Setiawan Korban Salah Tangkap, hingga Dedi Mulyadi Langsung Dekati Pegi Cianjur Sampai Antar ke…

Dedi Mulyadi merapat pada Pegi Setiawan Cianjur usai Pegi Cirebon bebas dari status tersangka kasus Vina Cirebon. Polda Jabar akui kesalahannya dan minta maaf
Minggu, 14 Juli 2024 - 10:21 WIB
Dedi Mulyadi dan Pegi Setiawan
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Ilham

tvOnenews.com - Kabar mengenai langkah Dedi Mulyadi yang kini merapat kepada Pegi Setiawan Cianjur usai Pegi Cirebon dinyatakan bebas dari status tersangka kasus Vina Cirebon.

Serta, Polda Jabar sudah mengakui kesalahannya dan minta maaf langsung kepada Pegi Setiawan karena sudah salah tangkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua informasi tersebut menjadi berita Kasus Vina Cirebon terpopuler di tvOnenews.com pada Sabtu, 13 Juli 2024.

Seperti apa informasi mengenai kedua berita tersebut? Simak rangkumannya berikut ini.

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi. (Dok. DPR RI)

Pegi Setiawan Bebas, Dedi Mulyadi Merapat ke Pegi Setiawan Cianjur

Pegi Setiawan asal Cirebon kini telah bebas dari status tersangka atas kasus pembunuhan Vina pada tahun 2016 silam setelah adanya putusan sidang praperadilan pada Senin (8/7/2024) lalu di PN Bandung.

Hakim PN Bandung, Eman Sulaeman memutuskan untuk mencabut status tersangka dan melepaskan Pegi Setiawan dari tahanan lantaran penetapan tersangka yang tidak sah dan tidak berdasarkan hukum.

Setelah Pegi Setiawan dinyatakan bebas, kini publik terutama warganet mendesak pihak kepolisian untuk memeriksa Pegi Setiawan lainnya asal Cianjur untuk dilakukan tes DNA.

Mantan Bupati Cirebon, Dedi Mulyadi menemani Pegi Setiawan asal Cianjur untuk melakukan tes DNA.

“Hari ini penting buat Pegi karena Pegi Setiawan (Cirebon) sudah bebas. Kalau tidak hati-hati, tidak cepat tes DNA, itu nanti akan diarahkan oleh netizen ke sini (tunjuk Pegi Cianjur). ‘Oh ini pembunuhnya’ dan itu bisa repot,” ungkap Dedi Mulyadi bersama Pegi Setiawan Cianjur dan kedua orang tuanya.

Menurut Dedi perlu adanya bukti yang kuat, agar dapat meyakinkan bahwa Pegi Setiawan Cianjur bukanlah pelaku sebenarnya dalam kasus pembunuhan Vina.

“Makanya kalau jawabnya hanya dengan lisan, hanya dengan aspek administrasi, tidak akan pernah selesai. Karena itu bisa dimanipulasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jawabannya adalah lewat sains, kalau sains itu tidak akan bisa dibantah. Maka tes DNA ini sangat penting untuk menjaga ketenangan,” lanjutnya.
Dedi Mulyadi menemani Pegi Setiawan Cianjur untuk melakukan tes DNA karena muncul rasa kekhawatiran.

Simak berita selengkapnya: Usai Bela Pegi Setiawan Cirebon, Dedi Mulyadi Merapat ke Pegi Cianjur Dedengkot Moonraker, Sampai Mengantarkan ke…

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT