News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Bela Pegi Setiawan Cirebon, Dedi Mulyadi Merapat ke Pegi Cianjur Dedengkot Moonraker, Sampai Mengantarkan ke…

Pegi Setiawan dinyataka bebas setelah putusan Praperadilan di PN Bandung. Kini desakan publik tertuju kepada Pegi Setiawan Cianjur untuk diungkap kebenarannya
Sabtu, 13 Juli 2024 - 16:44 WIB
Dedi Mulyadi dan Pegi Setiawan Cianjur
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pegi Setiawan, seorang kuli bangunan asal Cirebon kini telah bebas dari status tersangka atas kasus pembunuhan Vina dan Eky pada tahun 2016 silam.

Sebab, Pegi Setiawan dinyatakan bebas setelah adanya putusan sidang Praperadilan yang digelar pada Senin (8/7/2024) lalu di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hakim tunggal PN Bandung, Eman Sulaeman mengabulkan permohonan gugatan sidang Praperadilan dengan mencabut status tersangka dan melepaskan Pegi Setiawan dari tahanan.

Kini, publik khususnya warganet mendesak pihak kepolisian untuk memeriksa Pegi Setiawan lainnya asal Cianjur untuk dilakukan tes DNA.

Yudi Dharmawan (40) seorang tokoh masyarakat Desa Gadog, Kecamatan Pacet mengatakan berbagai pembuktian sudah dilakukan pihak keluarga dan kuasa hukum.

“Saya baca di media sosial banyak desakan, makanya kita sudah siap untuk pembuktian kalau Pegi Setiawan Cianjur tidak ada hubungannya,” ungkap Yudi Dharmawan pada Selasa (9/7/2024).

Selain ada kesaksian warga dan pembuktian administrasi kependudukan mengenai sosok Pegi Setiawan, juga dilakukan tes DNA. 

“Dibantu Kang Dedi Mulyadi, Pegi Setiawan melakukan tes DNA di Jakarta, kemarin Senin,” jelasnya.

Pegi Setiawan Cianjur
Pegi Setiawan Cianjur. (Ist)

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Mantan Bupati Cirebon, Dedi Mulyadi menemani Pegi Setiawan asal Cianjur untuk melakukan tes DNA.

“Hari ini penting buat Pegi, karena Pegi Setiawan (Cirebon) sudah bebas. Kalau tidak hati-hati, tidak cepat tes DNA, itu nanti akan diarahkan oleh netizen ke sini (tunjuk Pegi Cianjur). ‘Oh ini pembunuhnya’ dan itu bisa repot,” ujar Dedi Mulyadi bersama Pegi Setiawan dan kedua orang tuanya.

Dedi mengatakan harus adanya bukti kuat agar dapat meyakinkan bahwa Pegi Setiawan Cianjur bukanlah pelaku dalam kasus pembunuhan Vina ini.

“Makanya kalau jawabnya hanya dengan lisan, hanya dengan aspek administrasi, tidak akan pernah selesai. Karena itu bisa dimanipulasi.” tuturnya.

“Jawabnya adalah lewat sains, kalau sains itu tidak akan bisa dibantah. Maka tes DNA ini sangat penting untuk menjaga ketenangan,” sambung Dedi.

Dedi Mulyadi menemani Pegi Setiawan Cianjur untuk melakukan tes DNA, karena adanya rasa kekhawatiran.

Setelah Pegi Setiawan Cirebon sudah dinyatakan bebas dari status tersangka kasus pembunuhan Vina melalui putusan sidang praperadilan di PN Bandung. 

Maka dugaannya akan kembali mencari DPO yang disebutkan selama ini. 

Padahal, menurut Dedi Mulyadi, 3 nama DPO yang selama ini ada pada BAP dalam kasus Vina ini merupakan keterangan dari saksi Sudirman.

Namun, hingga kini dirinya masih meragukan kapasitas intelektual dari Sudirman. 

Oleh karena itu, Dedi berharap masyarakat agar tidak lagi mendesak pihak kepolisian untuk menangkap dua DPO lainnya dan tidak mencari Pegi atau anggota geng motor lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang terbaik adalah tangani dulu laporan Pak RT Abdul Pasren dengan Abdul Kahfi. Tangani dulu laporan Aep dengan Dede, lihat dulu apakah kesaksiannya mereka benar,” saran Dedi Mulyadi.

“Walaupun menurut pengadilan itu sudah disahkan menjadi putusan hukum tapi kan hari ini meragukan kebenaran dari kesaksian itu,” lanjutnya. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT