News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah Eky Iptu Rudiana Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Kapolsek Cirebon ini Punya Harta Kekayaan Segini…

Iptu Rudiana yang merupakan ayah dari Eky, korban tewas dalam kasus Vina di Cirebon ini. Meski dirinya merupakan keluarga korban namun hingga kini masih bungkam
Minggu, 16 Juni 2024 - 15:25 WIB
Ayah Eky, Iptu Rudiana dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Vina dan Eky hingga kini masih berlanjut, beberapa saksi sudah mulai meluruskan benang kusut dan kasus ini mulai menemui titik terang dan menyebut nama Iptu Rudiana.

Iptu Rudiana yang merupakan ayah dari Eky, korban tewas dalam kasus Vina di Cirebon ini. Meski dirinya merupakan keluarga korban namun hingga kini Iptu Rudiana masih bungkam dan tidak berkomentar apapun tentang kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan ini, saksi Liga Akbar menyebut nama Iptu Rudiana yang membuat skenario dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Liga Akbar mengaku diperintah oleh Iptu Rudiana atau ayah Eky sebagai saksi kasus ini. Dirinya terpaksa memberikan keterangan atau kesaksian terkait Vina dan Eky yang dianiaya, dipukuli dan dilempar batu hingga tewas.

“Saya diminta jadi saksi oleh Pak Rudiana, karena kedekatan saya dengan almarhum Eky. Saya saat itu tidak mau, tapi bingung mau bilang (mengadu) ke siapa karena nggak ada yang percaya,” ungkap Liga Akbar.

Padahal saat peristiwa pembunuhan Vina dan Eky, Liga Akbar juga mengaku dirinya tidak berada di lokasi kejadian.

Iptu Rudiana
Ayah Eky, Iptu Rudiana. (Kolase tvOnenews)

Keterlibatan Iptu Rudiana dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky ini membuat banyak orang yang penasaran akan harta kekayaan juga aset yang dimiliki olehnya.

Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) per 15 Januari 2024, Iptu Rudiana yang kini menjadi Kapolsek di wilayah Cirebon memiliki harta kekayaan senilai Rp493.000.000,- yang terdiri dari beberapa rincian sebagai berikut:

1. Tanah dan Bangunan senilai Rp400.000.000
2. Alat Transportasi dan Mesin berupa Mobil Honda Brio tahun 2017 senilai Rp90.000.000
3. Kas dan Setara Kas senilai Rp3.000.000

Meski demikian, dalam LKHPN disebutkan bahwa Iptu Rudiana tidak memiliki utang.

Pria yang lahir pada 10 Mei 1974 ini merupakan lulusan dari Pembentukan Perwira Resimen Satya Harjuna pada tahun 2017.

Atas sejumlah kejanggalan yang diberikan oleh para saksi, Iptu Rudiana telah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecurigaan itu berawal dari laporan polisi yang dilakukan Iptu Rudiana terkait kematian sang anak dan kekasihnya.

Sejumlah nama yang terseret pada kasus tersebut memberikan kesaksiannya terkait intervensi yang datang dari Iptu Rudiana. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT