News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dengan Membawa Nama Rasulullah, Kiai ini Tertipu dan Menyerahkan Istrinya Pada Oknum Habib, Ia Diancam akan…

Seperti yang diketahui, Habib merupakan seseorang memiliki keturunan nabi. Pada kenyataannya, kini banyak oknum mengatasnamakan Habib dengan berbagai tujuan
Senin, 29 April 2024 - 16:44 WIB
Gus Ubad Aminullah menceritakan kisah seorang kiai yang menyerahkan istrinya pada oknum Habib
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube ULAMA NUSANTARA 36

tvOnenews.com - Seperti yang diketahui, Habib merupakan seseorang yang memiliki keturunan nabi. Pada kenyataannya, kini semakin banyak oknum yang mengatasnamakan Habib dengan berbagai tujuan

Seseorang dengan keturunan nabi bukan hanya Habib, namun ada juga yang disapa dengan Sayyid dan Syarif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, banyak orang yang menyalahgunakan nama Habib ini dengan berbagai tujuan tertentu. 

Salah satunya, terdapat seorang oknum yang mengatasnamakan dirinya sebagai Habib keturunan Yaman dari Cianjur yang merebut istri Kiai.

Hal ini disampaikan oleh seorang pendakwah, Gus Ubad Aminullah pada satu kajiannya. 

Seperti apa penjelasan dari Gus Ubad Aminullah mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan pada kanal YouTube ULAMA NUSANTARA 36, Gus Ubad Aminullah awalnya menyampaikan setiap orang untuk tidak menyembah berlebihan terhadap makhluk.

Bahkan ditekankan oleh para sahabat bahwa Nabi Muhammad SAW juga merupakan makhluk ciptaan Allah SWT.

Hal ini karena Nabi Muhammad SAW juga mengalami kematian dimana seluruh makhluk-Nya juga akan merasakannya bila waktu ajal telah tiba.

“Supaya orang itu tidak menyembah berlebihan kepada makhluk, karena hak untuk disembah Lailahaillallah haqqun, kecuali Allah sendiri,” ungkap Gus Ubad Aminullah pada tayangan YouTube ULAMA NUSANTARA 36.


Gus Ubad Aminullah. (Tangkapan Layar YouTube ULAMA NUSANTARA 36)

Namun, Gus Ubad merasa khawatir dengan apa yang terjadi di tanah air ini. Dirinya melihat banyak oknum yang kini mengaku sebagai seorang Habib.

Banyak tujuan yang ingin didapat para oknum, salah satunya karena ingin dihormati oleh orang lain.

“Sementara yang terjadi di bangsa kita, MasyaAllah. Yang mengaku-ngaku cucunya ini ingin dihormati dengan lebih dan bohong,” ujarnya.

Gus Ubad Aminullah sangat menyayangkan fenomena ini, karena secara tidak langsung para oknum ini telah berkhianat pada Rasulullah SAW.

“Kita tidak tahu, Grand Design nya mereka ini sangat luar biasa. Marketingnya juga luar biasa,” kata Gus Ubad Aminullah.

Seseorang dari salah satu pesantren besar di Cianjur yang tidak disebutkan namanya sempat mengobrol dengan pendakwah ini. 

Suatu hari orang tersebut mendatangkan seorang Habib keturunan Yaman dari Cianjur untuk mengisi sebuah kajian.

Tiba-tiba, secara spontan oknum Habib tersebut melihat istri Kiai yang memiliki paras sangat cantik. 

Lantas, Habib tersebut meminta sang Kiai menyerahkan istrinya untuk menjadi miliknya.

“Karena istri Kiai ini Jamilah Jiddan, cantik luar biasa, diwaktu itu juga di tempat itu orang yang mengatakan cucunya Rasulullah dari Yaman ini meminta istrinya Kiai,” kata Gus Ubad Aminullah.

“Gendeng apa nggak?” sindirnya.

Dirinya mengatakan, oknum Habib tersebut sempat mengancam bila tidak mengikhlaskan istrinya untuk diberikan kepadanya, maka sang Kiai tidak akan mendapatkan syafaat.

“Dengan Alasan, kalau tidak kau ikhlaskan, tidak ditafidkan, dipasrahkan kepada saya, kau tidak akan mendapat syafaat katanya,” ancaman dari oknum Habib itu.

“Namanya orang muhibbin, karena sudah terlanjur percaya itu Dzurriyyah (cucu) Rasulullah, ya rela (diberikan),” sambung Gus Ubad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, Gus Ubad Aminullah menyerikan kepada umat muslim untuk melawan oknum-oknum yang seperti ini. 

Sebab, ia meyakini bahwa masih banyak korban yang mengalami tipu daya dari oknum Habib yang mengatasnamakan Rasulullah SAW. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT