News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Jack Harun? Sosok Murid dr. Azahari Ahli Perakit Bom, Begini Nasibnya Sekarang

Joko Tri Harmanto alias Jack Harun Penjual soto di Kabupaten Sukoharjo, yang dulunya mantan anak buah dari dr. Azahari, orang yang pernah terlibat Bom Bali I.
Rabu, 29 Maret 2023 - 15:54 WIB
Joko Tri Hermarhanto alias Jack Harun Penjual soto di Kabupaten Sukoharjo, yang dulunya mantan anak buah dari dr. Azahari, Rabu (29/3/2023).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Joko Tri Harmanto alias Jack Harun Penjual soto di Kabupaten Sukoharjo, yang dulunya mantan anak buah dari dr. Azahari, Rabu (29/3/2023).

Jack Harun adalah salah satu orang yang pernah terlibat dalam jaringan terorisme Bom Bali I, yang sempat menghebohkan pada tahun 2002.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan narapidana kasus terorisme (napiter) Bom Bali I ini dulunya adalah peracik bom dan timer bom.

Melalui kanal YouTube milik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jack Harun kini menjalani kehidupan seperti masyarakat biasanya.

Ia menekuni bidang kuliner dengan menjual soto ayam. Warung bernama Bang Jack ini berlokasi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Jack Harun adalah mantan anak buah Noordin M Top dan Dr. Azahari ini pernah menjadi buronan polisi pada waktu itu. Bukan tanpa alasan, Jack Harun bertugas sebagai perakit timer bom.


Tragedi Bom Bali I pada 12 Oktober 2022.

Jack juga bertugas meracik bahan bom dalam aksi ekstrim dan peristiwa kelam yang pernah menimpa Indonesia yang dikenal sebagai Bom Bali I.

Kini, Jack Harun telah insyaf setelah menjalani vonis penjara 6 tahun, dan keluar dari penjara pada tahun 2008.

Eks Napiter itu banting setir jualan soto dibantu mantan napiter lainnya dalam usaha soto tersebut.

"Ia mengajak sejumlah eks narapidana terorisme untuk membantu berjualan di warungnya," tulis keterangan dalam kanal Youtube Ganjar Pranowo.

Dalam video yang diunggah oleh Gubernur Jawa Tengah, Jack Harun juga menjelaskan perannya dulu dalam jaringan terorisme Bom Bali I dibawah Noordin M Top dan Dr. Azahari.

"Tahun 2002 saya terlibat di Bom Bali I. Saya di bagian timer sama meramunya," ungkap Jack Harun yang dikutip dari Youtube Ganjar Pranowo.

Jack Harun berurusan langsung dengan dr. Azahari yang salah satu sosok yang dipercaya sebagai dalang utama terjadinya Bom Bali I, yang terjadi pada 12 Oktober 2002. Hingga menewaskan 202 jiwa serta melukai 209 orang.

"Timer itu untuk membikin bom itu meledak berapa menit. Kemudian mau dibikin seperti apa, itu saya langsung ke Dr Azahari waktu itu,'sambungnya.


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbincang dengan Jack Harun mantan napi teroris yang kini jualan Soto Ayam.

Lebih lanjut, Jack mengungkapkan bahwa dirinya meramu bom bersama dr. Azahari dan Abdul "Dulmatin" Matin.

"Waktu itu kita ngontrak di dekat SMPN 9 di Solo (Jawa Tengah) bareng Dulmatin, Imam Samudera, kemudian yang dieksekusi 3 orang dari Malang itu, Ali Imron, Mubarok, semua lengkap pada waktu itu tahun 2004," ungkapnya.

Dirinya pun mengaku sempat lari selama dua tahun lamanya sebelum bertemu kembali dengan Noordin M Top.

"Saya sempat lari 2 tahun, kemudian merasa aman saya pulang ke Solo. Tapi waktu itu lagi-lagi Noordin kembali ke Solo mengajak action lagi di Malang waktu itu mau Fa'i atau perampokan," bebernya.

Dalam video itu juga terlihat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terlihat sangat menikmati semangkuk soto ayam hangat racikan Jack Harun.

Politisi PDIP itu juga terlibat percakapan dengan Jack Harun dan terungkap alasannya berjualan soto.

"Dulu katanya ahli meracik, nah kita meracik soto sekarang pak," pungkas Jack Harun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warung soto Bang Jack itu sudah berjualan selama 5 tahun, dan memiliki banyak pelanggan. (ind)

Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

Rumah sakit memperkenalkan layanan stem cell dan secretome yang dikembangkan.
Testing Embed Social Media

Testing Embed Social Media

Testing Embed Social MediaTesting Embed Social MediaTesting Embed Social Media
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Berhenti Berkuda saat Lihat Ibu Korban Tabrak Lari, Langsung Beri Bantuan Rp10 Juta

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Berhenti Berkuda saat Lihat Ibu Korban Tabrak Lari, Langsung Beri Bantuan Rp10 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi berhenti berkuda saat melihat ibu korban tabrak lari di Sumedang, langsung beri bantuan Rp10 juta dan lanjutkan agenda kirab budaya.
Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT