News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Mifta Hingga Bunda Corla Ramai-Ramai Hujat Lina Mukherjee, Usai Makan Kriuk Babi dengan Baca Bismillah: Anda Mengejek Larangan Allah

Tiktokers Lina Mukherjee menuai hujatan usai memakan kriuk babi mengucapkan Bismilah. Atas tindakanya, Gus Miftah hingga Bunda Corla beri pesan menohok padanya
Rabu, 22 Maret 2023 - 08:19 WIB
Lina Mukherjee, Tiktoker yang viral usai makan kriuk Babi (Kanan), Bunda Corla (Kiri)
Sumber :
  • Youtube: Seru nih

Jakarta, tvOnenews.com - Tiktokers Lina Mukherjee kini tengah mendapat sorotan dan tak bisa lari dari jeratan hukum, usai dirinya mengucapkan kata 'Bismilah' (ucapan seorang muslim, red) saat akan memakan kriuk Babi yang ia kontenkan dan kini viral di Media Sosial. Tak hanya itu, mulai dari bunda Corla dan Gus Miftah pun ramai-ramai memberinya pesan menohok.

"Bismillah, eh, lupa Guys, hari ini kayaknya aku dipecat dari kartu keluarga karena aku penasaran banget sama yang namanya kriuk babi ya. Jadi hari ini rukun iman udah aku langgar hahaha, udah pasti nih kartu keluargaku dicabut," ujarnya dalam video yang kini viral di Media Sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konten Lina Mukherjee saat memakan kriuk Babi telah ditonton lebih dari 2 juta kali dan mendapat 30 ribu lebih komentar ini berisi mengenai pengakuan Lina yang penasaran dengan rasa kriuk babi.

"Aku kok makan Kriuk Babi merinding ya, aku makan dagingnya biasa aja," ungkap Lina sebelum memakan kriuk Babi yang ada di depanya.

Atas kontennya tersebut Lina atau Lina Mukherjee, kini menjadi bulan-bulanan Nitizen, bahkan Bunda Corla pun ikut mengomentari tindakanya yang tak pantas tersebut hanya lantaran seolah ingin viral.

"Makan-makan aja diem-diem, mau makan babi kek, mau makan badak kek, mau minum alkohol sepuas lo, ga usaha bawa-bawa agama, itu aja intinya. Tapi jangan kau teriak-terika aku islam kau makan Babi, seakan-akan kau menjatuhkan agamamu sendiri, meremehkan, ngapain teriak-teriak. Ngerti Kau." Ungkap Bunda Corla di live instagramnya.

 

 

Tak hanya selebgram Bunda Corla yang memberi pesan menohok ke Lina Mukherjee, Youtuber Wagu Waton yang terkenal dengan konten pesan moralnya yang nylenenh pun turut mengomentari prilaku Lina Mukherjee yang seolah memancing kegaduhan. Menurutnya, konten yang dilakukan Selebgram Lina Mukherjee ini merugikan orang lain karena dipublikasi di ranah media.

"Manusiawi jika orang itu melakukan dosa, menjadi tidak normal jika dosa itu kita banggakan, menjadi todak wajar apabila dosa itu kita publikasikan, apalagi ini dilakukan oleh publik figure, maka ini menjadi preseden buruk, karena akan meng-encorage orang untuk melakukan hal yang sama." Ungkap Wagu Waton dalam kalan Youtubenya.

 

Tak hanya para Selebgram dan youtuber, kiyai kondang Gus Miftah pun turut mengomentari tindakan Lina Mukherjee memakan kriuk Babi dengan mengucapkan kata Bismilah.

Menurutnya tindakan yang dilakukan Lina adalah ejekan kepada sang pencipta.

"Anda seolah-olah telah mengejek, mengejek apa? mengejek larangan Allah bagi orang islam untuk tidak mengkonsumsi Babi. Dan anda melakukan itu dengan penuh kebanggaan bahkan dimulai dengan bismillahhirohmanirohim. Anda termasuk orang-orang yang memamerkan kemaksiatan dan dosa, padahal orang ibadah sombong aja tidak boleh, apalagi bermaksiat dan dosa dia sombong, bertobatlah." Ungkap Gus Mifta. 

Tak hanya ramai-ramai dihujat, Lina Mukherjee pun kini dilaporkan ke Polda Sumatera Selatan, atas kontennya yang makan kriuk babi. Adalah M Syarif Hidayat bersama dengan Sapriadi melaporkan Selebgram yang kerap berdandan ala artis Bollywood itu ke SPKT Polda Sumsel. 

 

 

"Iya kami dari Kantor Hukum Sapriadi Syamsudin SH MH yang melaporkan pada hari Rabu (15/3/2023),” ujarnya saat dikonfirmasi. 

Menurut Dirkrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Agung marlianto, polisi sudah menerima laporan tersebut. Laporan tersebut merupakan Pengaduan Masyarakat yang dilimpahkan dari Krimsus Polda Sumsel. 

"Berkaitan dengan laporan pengaduan yang dilimpahkan ke Krimsus, benar kami ada menerima laporan, selanjutnya akan kami dalami kasus ini," ujarnya Senin (20/3/2023) siang. 

Sebelumnya laporan yang dibuat oleh seorang salah satu warga ini lantaran ada dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Lina Mukherjee usai viral membuat konten mengkonsumsi kulit babi. 

Sementara saat dikonfirmasi di ruangan Direktur Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Agung Marlianto mengatakan, Polisi sudah berkordinasi dengan beberapa Saksi Ahli, dan ada dua Saksi Ahli  Lina Mukherjee dinyatakan bisa masuk unsur Pasal 156 A, sedangkan untuk undang-undang ITE tidak masuk,” ujarnya. 

Sejauh ini polisi masih terus melakukan pemeriksaan belum tahap penyidikan, namun polisi tetap akan melaksanakan penyidikan dan apabila sudah terkumpul semua alat bukti, Direktorat Krimimal Khusus akan melimpahkan ke Direktorat Tindak Pidana Umum. 

“Setelah Lina bisa diduga adanya Penistaan Agama ,namun tidak bisa masuk dalam undang-undang pidana ITE. Tetapi kejahatan konvensional yang dilaporkan awal kejahatan ITE dengan perbuatan melawan hukumnya sama namun medianya berbeda,” tutupnya.(mii)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT