News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Museum Unik di Yogyakarta yang Bisa Menjadi Sarana Wisata Edukasi

Yogyakarta memiliki cukup banyak museum dengan berbagai segmentasi. Berikut 4 museum unik di Yogyakarta yang bisa kamu manfaatkan sebagai sarana wisata edukasi.
Selasa, 26 Juli 2022 - 14:38 WIB
Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala
Sumber :
  • laman resmi TNI AU

DI Yogyakarta - Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar. Banyak pelajar dan mahasiswa yang datang dari berbagai penjuru untuk mengenyam pendidikan di kota ini.

Selain kota pelajar, Yogyakarta juga menjadi salah satu destinasi wisata populer. Sebagai kota pelajar dan wisata, tidak heran jika Yogyakarta memiliki berbagai macam objek wisata edukasi, sebut saja Museum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yogyakarta memiliki cukup banyak museum dengan berbagai segmentasi. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 4 museum unik di Yogyakarta yang bisa kamu manfaatkan sebagai sarana wisata edukasi.

1. Mempelajari ilmu intelijen dari berbagai negara di Museum Sandi Negara

Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta - Menjadi Sandiman Masa Lampau di Museum  Sandi
img: via laman resmi Portal Berita Pemkot Yogyakarta

Di Yogyakarta, perkembangan ilmu intelijen atau persandian dimulai dari sebuah rumah kecil milik Bapak Ponijan. Kediaman yang berada di Dusun Dukuh, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo tersebut digunakan oleh para pejuang Indonesia untuk kegiatan persandian 

Dilansir dari laman informasi pariwisata Dinas Pariwisata DIY, peran pentingnya ilmu sandi bagi negara menjadi alasan Pemerintah DIY melalui Dinas Kebudayaan DIY, membuat sebuah museum tentang Lembaga Sandi Negara.

Tujuannya adalah untuk menjadi pengetahuan bagi masyarakat umum mengenai organisasi sandi negara.

Museum Sandi Negara berlokasi di kawasan Kotabaru, Yogyakarta. Di museum ini, kamu bisa menjumpai  berbagai macam koleksi yang menceritakan dunia persandian secara lebih luas.

Diantaranya,  kamu bisa melihat alat-alat sandi, peralatan yang digunakan para kurir dalam bertugas, salah satunya sepeda onthel untuk mengantar surat-surat rahasia dari dinas code ke alamat yang dituju.

2. Mengenang erupsi Gunung Merapi di Museum Sisa Hartaku

Museum Mini Sisa Hartaku I (Rumah Bapak Kimin) Yogya | GudegNet
img: via Gudeg Net

Pada tahun 2010 silam, Gunung Merapi meletus cukup dahsyat yang meluluhlantakan kawasan lereng gunung hingga menelan banyak korban. Untuk mengenang musibah tersebut, dibuatlah sebuat museum yaitu Museum Sisa Hartaku.

Lokasinya berada di Dusun Kepung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Di museum ini, ada barang-barang yang masih tersisa dari letusan Gunung Merapi tahun 2010 lalu.

Sebelum, bangunan ini merupakan rumah seorang warga bernama Watinem. Kemudian Sriyanto, anak dari Watinem mengumpulkan sisa-sisa harta mereka yang tersapu erupsi dengan maksud mengenang kejadian dan mengenang keluarganya yang menjadi korban.

Hal yang dilakukan Sriyanto justru membuat banyak orang yang berminat untuk mampir berkunjung. Mulai dari warga sekitar hingga wisatawan, rumah tersebut kemudian dijadikan museum dengan nama Museum Sisa Hartaku.

Di sana kamu bisa melihat sisa-sisa berupa buku-buku usang, foto-foto, dan peralatan rumah tangga yang sudah tidak utuh akibat terkena awan panas. dan salah satu yang menarik adalah jam dinding yang sudah nyaris meleleh, jarum yang ada pada jam dinding tersebut menunjukkan jam terjadinya letusan Gunung Merapi.

3. Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala


img: via laman informasi pariwisata Dinas Pariwisata DIY

Museum unik lainnya yang ada di Yogyakarta adalah Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala (Muspusdirla) yang merupakan Museum Sejarah dan Perjuangan.

Muspusdirla atau akrab disebut Museum Pesawat Terbang ini terletak di komplek Pangkalan Udara Adisutjipto Yogyakarta yang memiliki sekitar 61 koleksi pesawat terbang. 

Selain koleksi pesawat terbang, ada juga koleksi lain, berupa pakaian peninggalan pahlawan nasional dari TNI Angkatan Udara hingga diorama pembentukan dan peran TNI Angkatan Udara

Dilansir dari laman informasi pariwisata Dinas Pariwisata DIY, salah satu koleksi yang sangat penting dalam sejarah cikal bakal TNI AU adalah replika pesawat Dakota C-47 dengan nomor seri VT-CLA yang ditembak Belanda dan jatuh di daerah Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Bantul pada tanggal 29 Juli 1947.

Untuk memudahkan pengunjung dalam melihat koleksi, ruang pamer Muspusdirla dibagi menjadi tujuh ruangan yaitu Ruang Utama, Ruang Kronologi I dan II, Ruang Alutsista, Ruang Paskhas, Ruang Diorama dan Ruang Minat Dirgantara.

Kamu juga bisa melihat film kedirgantaraan di ruang Mini Teater yang berkapasitas 60 kursi ini. Kamu juga bisa masuk ke Studio Foto Dirgantara yang menyediakan baju penerbang sebagai kostum.

4. Melihat koleksi permainan anak seluruh dunia di Museum Anak Kolong Tangga


img via blog Pigura Rasa

Datang dari Belgia dan melakukan penjelajahan selama 15 tahun di Indonesia. Rudi Corens memprakarsai pembuatan museum yang berfokus pada anak-anak dengan menyerahkan 700 koleksi pribadi mainan tradisional anak-anak serta buku-bukunya sebagai inventaris museum.

Dilansir dari laman informasi pariwisata Dinas Pariwisata DIY, menggandeng dengan beberapa tokoh seni di Jogja, Rudi Corens berhasil mewujudkan impiannya mendirikan sebuah museum khusus anak-anak yang dinamai Museum Anak Kolong Tangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penamaan ini tidak terlepas dari lokasi museum yang tepat di bawah tangga pintu masuk Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. Museum ini resmi dibuka untuk umum pada tanggal 2 Februari 2008.

Memanfaatkan ruang yang sempit, pengelola museum ini meresponnya dengan tata letak yang kreatif dan unik. Penampilan yang disajikannya pun sangat nyaman dan tidak lepas dari nuansa anak-anak yang membuat para pengunjung menjadi nyaman dan ceria. (Mzn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT