News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada di Puncak Bogor, Telaga Saat dari Rawa hingga Titik Nol Ciliwung yang Disulap Jadi Surga Destinasi Wisata

Di balik keindahan sebagai destinasi wisata alam di kawasan Puncak, Bogor, Telaga Saat memiliki kisah sejarah dari rawa hingga menjadi titik 0 Sungai Ciliwung.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:57 WIB
Telaga Saat, destinasi wisata di kawasan Puncak, Bogor
Sumber :
  • Instagram/@telagasaatpuncak

Jakarta, tvOnenews.com - Kawasan Puncak Bogor dikenal menjadi primadona destinasi wisata alam di Jawa Barat. Daya tariknya meliputi dari udara sejuk, lanskap pegunungan, hingga hamparan kebun teh.

Merujuk dari laporan Pemprov Jawa Barat per 6 Januari 2026, berkat kawasan Puncak, Bogor menempati posisi tertinggi sasaran wisatawan nusantara khususnya di Jawa Barat. Penempatan posisi tersebut berdasarkan hasil capaian kunjungan sebesar 14,98 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik popularitas wisata alam di Puncak Bogor, ternyata masih ada destinasi menjadi tempat nilai penting tersembunyi. Apalagi kalau bukan Telaga Saat.

Mengenal Telaga Saat Wisata di Kawasan Puncak Bogor

Potret Telaga Saat di kawasan Puncak, Bogor
Potret Telaga Saat di kawasan Puncak, Bogor
Sumber :
  • Instagram/@telagasaatpuncak

Telaga Saat merupakan salah satu objek wisata berada di kawasan Puncak Bogor, tepatnya di kaki Gunung Kencana. Lokasi Telaga Saat terletak di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan dari perhitungan Google Maps, jarak lokasi Telaga Saat dari Masjid Atta'awun, Puncak Bogor, setidaknya membutuhkan waktu berkendara sekitar 20 menit atau 15 menit dari Telaga Warna.

Merujuk keterangan dari laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dahulu Telaga Saat hanya merupakan tempat sebagai lumbung air dan rawa alami.

Fungsi di tempat itu menjadi daerah resapan air. Terutama sangat berguna untuk di kawasan Puncak Bogor.

Alasan Telaga Saat dahulu sebagai rawa karena berada di lingkungan berbentuk cekungan tanah. Hal ini menjadi tempat aliran air dari pegunungan.

Dilansir dari i, Telaga Saat pada zaman dulu juga menyimpan sejumlah mitos dan legenda. Masyarakat sekitar meyakini telaga tersebut sebagai tempat eksisnya Kerajaan Pajajaran di masa lampau.

Telaga Saat berfungsi sebagai lokasi menjebak musuh yang mendatangi kawasan tersebut. Sontak, kawasan ini dinilai sangat strategis untuk melakukan penyerangan terhadap musuh Kerajaan Pajajaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak ayal, air danau di kawasan Telaga Saat memiliki bau seperti air seni kuda. Karena banyak musuh Kerajaan yang datang saat itu menggunakan kuda.

Seiring berjalannya waktu, kawasan ini mengalami terbengkalai kurang lebih selama tujuh tahun. Bahkan kawasan Telaga Saat terkonfirmasi sebagai titik 0 Sungai Ciliwung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT