Letaknya di Utara Bekasi, Kampung Gabus Jejak Tanah Lahir Legenda Jawara dan Preman Ditakuti di Masa Lalu
- tvOneNews
Mengacu pada tradisi Betawi, jawara memiliki arti sebagai seorang pendekar kuat. Jawara juga menunjukkan seseorang sangat berani hingga pelindung komunitas atau warga dari berbagai ancaman dari luar wilayahnya.
Perkelahian, perjudian, tukang main perempuan, aksi premanisme telah melekat di Kampung Gabus. Orang-orang seperti itu dianggap sebagai legendaris jawara.
"Bukan berarti pencak silat, nggak juga. Apalagi mungkin ditambah dia bisa silat, mungkin lebih jawara lagi," terang Damin.
Damin menegaskan, walaupun jawara sangat melekat di Kampung Gabus, namun warganya tidak menganggap dirinya sebagai jawara.
Damin menjelaskan, kelebihan warga Gabus sangat kompak. Apalagi dalam urusan perkelahian hingga berbuat keonaran, mereka bersatu untuk memberantas musuhnya.
Kata dia, keonaran tersebut tidak hanya tercipta di dalam wilayahnya, tetapi juga sering terjadi di luar daerah. Hal ini yang membangkitkan kekompakan warga Gabus.
"Di Gabus, pertama itu memang kompak dari dulu. Ini kalau keluar daerah, kalau ada yang coba-coba nyolek karena Gabus, itu semua bangkit. Jadi, nggak sembarangan nyolek anak Gabus saat keluar dari daerah," jelasnya.
Keberanian telah melekat sebagai kepribadian warga Gabus. Mereka kuat secara mental maupun fisik karena terbiasa dengan tradisi kerasnya di masa lalu.
Satu warga Gabus tidak takut saat dihantam berbagai ujian maupun serangan warga dari kampung lainnya. Hal ini membuat warga Gabus dikenal bukan jagoan kandang.
Tak heran, julukan Kampung Jawara hingga Preman telah melekat. Warga Gabus mendapatkan eksistensi dengan sendirinya di wilayah Bekasi.
"Ada keberanian. Alhamdulillah nggak jagoan kandang. Di manapun berada, anak-anak Gabus berani," tegasnya.
Warga Gabus juga dikenal sering ditakuti warga kampung lainnya di masa lalu. Banyak orang tidak berani untuk menyentuh fisik warga di sana.
"Kalau bahasa kita mah orang bisa kan gitu. Di sini juga masih, bahkan zaman dulu bukan karena jawaranya doang, santetnya pun jawara," bebernya.
Warga Kampung Gabus Tinggalkan Tradisi Dunia Hitam di Masa Kelam
Seiring perkembangan waktu, warga Gabus mulai sadar dengan tradisi di masa lalunya. Mereka sedikit demi sedikit meninggalkan dunia hitam.
Load more