News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Letaknya di Utara Bekasi, Kampung Gabus Jejak Tanah Lahir Legenda Jawara dan Preman Ditakuti di Masa Lalu

Di masa lalu, warga Kampung Gabus, Tambun Utara, Bekasi, memiliki kisah tradisi dunia hitam yang melekat karena dilahirkan oleh para legenda jawara dan preman.
Rabu, 21 Januari 2026 - 22:03 WIB
Potret udara Kampung Gabus, Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat, jejak tanah lahir legenda jawara dan preman
Sumber :
  • tvOneNews

Mengacu pada tradisi Betawi, jawara memiliki arti sebagai seorang pendekar kuat. Jawara juga menunjukkan seseorang sangat berani hingga pelindung komunitas atau warga dari berbagai ancaman dari luar wilayahnya.

Perkelahian, perjudian, tukang main perempuan, aksi premanisme telah melekat di Kampung Gabus. Orang-orang seperti itu dianggap sebagai legendaris jawara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bukan berarti pencak silat, nggak juga. Apalagi mungkin ditambah dia bisa silat, mungkin lebih jawara lagi," terang Damin.

Damin menegaskan, walaupun jawara sangat melekat di Kampung Gabus, namun warganya tidak menganggap dirinya sebagai jawara.

Damin menjelaskan, kelebihan warga Gabus sangat kompak. Apalagi dalam urusan perkelahian hingga berbuat keonaran, mereka bersatu untuk memberantas musuhnya.

Kata dia, keonaran tersebut tidak hanya tercipta di dalam wilayahnya, tetapi juga sering terjadi di luar daerah. Hal ini yang membangkitkan kekompakan warga Gabus.

"Di Gabus, pertama itu memang kompak dari dulu. Ini kalau keluar daerah, kalau ada yang coba-coba nyolek karena Gabus, itu semua bangkit. Jadi, nggak sembarangan nyolek anak Gabus saat keluar dari daerah," jelasnya.

Keberanian telah melekat sebagai kepribadian warga Gabus. Mereka kuat secara mental maupun fisik karena terbiasa dengan tradisi kerasnya di masa lalu.

Satu warga Gabus tidak takut saat dihantam berbagai ujian maupun serangan warga dari kampung lainnya. Hal ini membuat warga Gabus dikenal bukan jagoan kandang.

Tak heran, julukan Kampung Jawara hingga Preman telah melekat. Warga Gabus mendapatkan eksistensi dengan sendirinya di wilayah Bekasi.

"Ada keberanian. Alhamdulillah nggak jagoan kandang. Di manapun berada, anak-anak Gabus berani," tegasnya.

Warga Gabus juga dikenal sering ditakuti warga kampung lainnya di masa lalu. Banyak orang tidak berani untuk menyentuh fisik warga di sana.

"Kalau bahasa kita mah orang bisa kan gitu. Di sini juga masih, bahkan zaman dulu bukan karena jawaranya doang, santetnya pun jawara," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga Kampung Gabus Tinggalkan Tradisi Dunia Hitam di Masa Kelam

Seiring perkembangan waktu, warga Gabus mulai sadar dengan tradisi di masa lalunya. Mereka sedikit demi sedikit meninggalkan dunia hitam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT