News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pulau Tiban, Merasakan Kesejukan Hutan Cemara di Ujung Pesisir Kendal

Letak Pulau Tiban berada di Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Sekitar delapan kilometer sebelah utara pusat kota Kendal.
Senin, 7 Maret 2022 - 10:10 WIB
Pantai berpasir bersih di Pulau Tiban, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Kendal, Jawa Tengah - Pertama kali mendengar nama Pulau Tiban, bayangan di benak yang muncul adalah sebuah daratan kecil yang gersang. Wajar saja, namanya juga Pulau Tiban yang arti bebasnya adalah tiba-tiba atau baru saja.

Awalnya dulu memang begitu. Warga yang tinggal di kampung seberang pulau kemudian berinisiatif untuk menghijaukan pulau Tiban. Dan setelah beberapa tahun hasilnya memang cukup menggembirakan. Kini Pulau Tiban punya kawasan hutan cemara yang nyaman buat berteduh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pulau Tiban berada di Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Sekitar delapan kilometer sebelah utara pusat kota Kendal. Untuk menuju ke sini aksesnya bisa dibilang lumayan. Paling tidak untuk ukuran desa yang berada di pesisir pantai, jalannya sudah beraspal.

Bisa dijangkau dengan kendaran pribadi, baik roda dua maupun roda empat. Hanya sayang, jarang menemukan  angkutan umum sampai ke Desa Kartika Jaya.

Sesampai di ujung jalan desa ada sebuah dermaga kecil. Lokasinya berada di pinggiran hutan mangrove. Dari sinilah perjalanan menuju ke pulau tiban dengan perahu dimulai. Tiketnya sangat terjangkau, sekitar 20 ribu rupiah pulang pergi.

Jalur perahu pada awalnya menyusuri sungai menuju muara, lalu melewati rimbunnya hutan mangrove yang berada di sisi kanan dan kiri. Sesekali wisatawan bisa melihat aktifitas nelayan yang berburu ikan, baik dengan menggunkan jaring maupun memancing di tepian hutan mangrove.

Lepas dari sungai, perahu kemudian mengarungi perairan laut. Pulau Tiban sudah nampak di depan mata. Jarak dari desa perkampungan Desa Kartika Jaya menuju ke Pulau Tiba hanya satu kilometer, dengan waktu tempuh cukup sepuluh menit saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dulu lokasi ini adalah laut lepas yang berbatasan dengan areal pertambakan. Abrasi telah meluluhlantakkan tambak petani. Setelah beberapa tahun muncullah daratan berupa gundukan pasir. Semakin lama semakin luas dan membentuk pulau. Warga kemudian menyebutnya dengan nama Pulau Tiban.

"Daratan baru ini terbentuk dari endapan pasir yang hanyut oleh arus laut yang kemudian menumpuk menjadi daratan. Panjangnya mencapai satu setengah kilometer, sementara lebarnya sekitar dua ratus meter," kata Joko, warga setempat yang ikut mengelola Pulau Tiban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT