GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

'Walking Tour' di Cikini, Rekam Jejak Sejarah Kolonial di Jakarta

Wajah Cikini terus berkembang dekade demi dekade, bergerak dari abad ke-19 hingga abad ke-21. Ruang-ruang modern di sekitarnya bertumbuh, berbenah, dan bersolek.
Senin, 27 Desember 2021 - 15:48 WIB
Bangunan Rumah Raden Saleh pada tahun 1875-1885.
Sumber :
  • ANTARA

(Tampak depan bangunan rumah Raden Saleh yang terletak di dalam kompleks RS PGI Cikini, Jakarta, 23 Desember 2021. Sumber: ANTARA)

Konon pintu gerbang rumah Raden Saleh dahulu terletak dari arah jalan Cikini Raya, searah dengan orientasi bangunan yang menghadap barat daya. Kecintaan Raden Saleh terhadap satwa tak hanya terepresentasi pada pelbagai karya lukisannya, ia akhirnya memelihara berbagai jenis hewan di lahan yang luasnya hektaran itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kemudian hari pada 1862, taman itu dihibahkan untuk kebun binatang dan taman umum bernama “Planten En Dierentuin”––cikal bakal Kebun Binatang Cikini yang pada 1964 dipindahkan ke Ragunan dan pada 1968 bekas lahannya disulap menjadi TIM oleh Gubernur Ali Sadikin.

Di belakang rumah Raden Saleh juga berdiri bangunan antik lainnya, yakni Kapel RS Cikini yang baru dibangun pada 1906 atau setelah bangunan rumah sakit didirikan. Ornamen Kapel ini juga sangat kental dengan gaya arsitektur Eropa. Sama seperti rumah Raden Saleh, status Kapel ini telah menjadi cagar budaya.
Bergerak sekitar setengah abad setelah lahan hektaran itu tak lagi dimiliki Raden Saleh, wajah sepanjang jalan Cikini Raya terus berkembang sedemikian rupa. Terlebih pemerintah Hindia Belanda tampaknya memang menyiapkan kawasan tersebut sebagai penyokong perumahan Nieuw-Gondangdia (pemukiman elit Menteng).

(Tampak depan bangunan Kapel Rumah Sakit Cikini, Jakarta, 23 Desember 2021. Sumber: ANTARA)

Hal tersebut terlihat dari berdirinya sejumlah fasilitas penunjang yang rupa bangunan beberapa di antaranya tak lagi utuh bahkan sudah hilang dan berganti fungsi, termasuk taman dan kebun binatang bekas Raden Saleh.

Salah satu bangunan yang tak banyak berubah adalah Kantor Pos Cikini (Tjikini Post Kantoor). Bangunan bernuansa artdeco yang terletak di hulu jalan itu dibangun pada 1920 dan masih beroperasi di masa sekarang.
Sebagai bagian dari Weltevreden, tempat-tempat yang dibangun pada masa kolonial secara otomatis hadir terutama untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup warga Eropa. Sekitar 1920-an, misalnya, kawasan ini pun punya Zwembad Cikini (Kolam Renang Cikini) yang dahulu diperuntukkan bagi warga Eropa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT