GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Sleman Tak Akan Tutup Wisata Saat PPKM Level 3 Libur Nataru

Objek wisata di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, tidak akan ditutup saat Pemberlakuan Pembataan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada libur Natal dan Tahun Baru
Rabu, 24 November 2021 - 11:49 WIB
Kawasan Wisata Tebing Breksi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Objek wisata di Kabupaten Sleman, Yogyakarta tidak akan ditutup saat Pemberlakuan Pembataan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada libur Natal dan Tahun Baru. Pemkab Sleman memastikan wisata di Bumi Sembada tetap dibuka untuk kunjungan wisatawan.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyatakan, objek wisata yang sudah dibuka tidak akan ditutup. Para pelaku wisata diminta tidak khawatir dengan rencana penerapan PPKM Level 3 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sejalan dengan (Pemprov) DIY. Destinasi tetap akan dibuka tapi tetap dengan pembatasan sesuai level 3 itu. Jadi jangan khawatir," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (24/11/2021).

Kustini menyebut penutupan tempat wisata yang sudah dibuka tentu akan memberatkan pelaku wisata. Apalagi mereka baru saja buka beberapa pekan setelah lama tutup akibat pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM berlevel.

"Tentu berat kalau tempat wisata yang sudah dibuka ditutup lagi. Karena dampaknya akan langsung besar," ucapnya.

Meskipun tidak ditutup, tetapi para pelaku wisata tetap diminta tidak menggelar pesta atau kegiatan khusus yang dapat menimbulkan kerumunan. Pasalnya, hal tersebut bisa berpotensi menyebabkan klaster baru penularan Covid-19.

"Ya jangan ada kegiatan tertentu seperti pesta kembang api atau yang dapat menimbulkan kerumunan, khawatirnya bisa timbul penyebaran dan berpotensi klaster baru," terang Kustini.

Pemkab Sleman, lanjut Kustini, saat ini tengah menyiapkan sejumlah skenario awal guna membatasi wisatawan menghadapi libur Nataru. Salah satunya dengan pemantauan di tempat wisata dan posko gabungan.

"Kalau posko gabungan nanti ada. Kemudian akan diperkuat dengan pemantauan baik dari pemerintah dan instansi terkait di tempat wisata melalui koordinasi utamanya berkaitan dengan jumlah pengunjung di setiap lokasi," ujarnya.

Dilanjutkan Kustini, sejumlah aturan pembatasan saat ini sedang dipersiapkan. Salah satunya berkaitan dengan pembatasan kunjungan wisatawan dalam satu destinasi wisata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, juga memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) serta sarana pendukung lainnya di seluruh wisata. Termasuk memperketat penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat memasuki tempat wisata.

"Untuk pembatasan jumlah wisatawan masih akan menunggu Ingub-nya. Yang pasti sarana dan prasarana prokesnya harus dipastikan. Termasuk keberadaan gugus covid-19 tingkat kalurahan juga terlibat di dalamnya," urainya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT