News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Pekan Sebelum Dikabarkan Naik ke Moto3 2026, Veda Ega Pratama Sempat Lakukan ini Dulu, Para Artis Berujung Takjub

Veda Ega Pratama, pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta ini “naik kelas” ke Moto3 World Championship musim 2026 bersama Honda Team Asia
Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:22 WIB
Veda Ega Pratama, Pembalap muda asal Gunungkidul naik kelas ke Moto3 World Championship musim 2026
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Nama Veda Ega Pratama kembali mencuri sorotan setelah kabar menggelegar bahwa pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta ini “naik kelas” ke Moto3 World Championship musim 2026 bersama Honda Team Asia.

Meski usianya masih jauh di bawah batas minimum regulasi, performa gemilangnya membuat pengecualian menjadi sangat mungkin. Sejak kecil, Veda telah menunjukkan tekad luar biasa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Aku latihan beneran dari umur 4 tahun. Umur 5 th itu udah ikut balap nasional. Kecepatan paling kencang 80 km/jam,” demikian katanya melansir dari YouTube Podkesmas. 

Veda tumbuh dalam lingkungan yang membentuknya secara fisik dan mental, dan kini semua kerja kerasnya seolah mengarah ke panggung dunia.

Jejak Awal dan Latihan yang Konsisten

Lahir pada 23 November 2008 di Gunungkidul, Yogyakarta, Veda memang sudah mencuri perhatian sejak usia dini. Ia tumbuh bukan semata karena bakat yang “datang tiba-tiba”, melainkan melalui pengasahan rutin dan disiplin yang konsisten.

“Kalo untuk latihan fisik, pas lagi gak sekolah aja (libur). Di Racing School latihan fisiknya lebih berat, ada coach khususnya,” ujar Veda.

Sementara itu, rekan satu timnya ­Kiandra Ramadhipa juga menyoroti rutinnya latihan bersama: “Pagi gitu lari, disuruh lari 30 menit. 

Sorenya biasanya latihan motor. Seminggu kurang lebih 3-5 kali,” diungkap Ramadhipa. Menariknya, sejak kurang lebih satu tahun terakhir, keduanya menjalani latihan intensif di Spanyol untuk mematangkan persiapan mereka menjelang kompetisi internasional.

Veda Ega Pratama, Pembalap muda asal Gunungkidul naik kelas ke Moto3 World Championship musim 2026
Veda Ega Pratama, Pembalap muda asal Gunungkidul naik kelas ke Moto3 World Championship musim 2026
Sumber :
  • Antara

 

Dari lintasan nasional menuju ajang internasional, Veda perlahan naik ke permukaan sebagai salah satu talenta paling menjanjikan Indonesia. 

Catatan prestasinya: pada 2023 ia menjadi juara Asia Talent Cup, dan di 2024 memasuki dunia Red Bull Rookies Cup dengan finis posisi ke-8 pada tahun pertamanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian di musim 2025, ia mengoleksi tiga kemenangan dari 14 balapan dan menutup klasemen sebagai runner-up dengan total 181 poin. 

Dengan performa tersebut, outlet media mengabarkan bahwa Veda akan bergabung ke Moto3 musim 2026 bersama Honda Team Asia, menggantikan pembalap Jepang Taiyo Furusato yang naik ke Moto2.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT