News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kanker Paru-Paru Bisa Dihindari, Cukup Dengan Melakukan 5 Hal Sederhana ini Setiap Hari

Menjadi salah satu penyakit yang mematikan, kanker paru-paru banyak ditakuti orang. Meski demikian sebenarnya kanker paru-paru bisa dihindari dengan cara yang
Jumat, 13 Januari 2023 - 05:30 WIB
Cara mencegah paru-paru
Sumber :
  • Freepik

Jakarta – Serupa dengan jenis kanker lain, kanker paru-paru menjadi salah satu jenis kanker yang cukup mematikan. Kanker ini diketahui paling banyak ditemukan di dunia menurut data Internasional Globocan 2018.

Tidak tanggung-tanggung berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI dalam agenda Hari Kanker Dunia 2019, kanker paru-paru mengancam 19,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 10,9 per 100.000 penduduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena tergolong sebagai salah satu penyakit yang mematikan, banyak orang yang mencoba untuk mensosialisasikan cara pencegahan kanker paru-paru. Sebenarnya metode untuk mencegah kanker paru-paru tergolong sederhana yakni hanya dengan memperbaiki gaya hidup.

Ada beberapa hal penting yang perlu diubah untuk menghindari risiko kanker paru-paru. Dengan komitmen melakukan hal-hal di bawah ini risiko kanker paru-paru bisa diminimalisir. Selamat mencoba.

kanker paru-paru
Batuk yang menjadi salah satu tanda kanker paru-paru (Freepika)

Hindari asap rokok

Tentu saja, cara mencegah kanker paru-paru pertama adalah menghindari asap rokok. Pasalnya, seperti yang diketahui rokok punya manfaat buruk terhadap tubuh, salah satunya risiko kanker paru-paru.

Hal ini tidak hanya berlaku bagi perokok aktif saja, namun juga perokok pasif. Karena itu, disarankan untuk menghindari paparan asap rokok dengan cara apapun serta selalu kenakan masker ketika di tempat umum.

Atur pola makan

Dikutip dari Halodoc, cara mencegah kanker paru selanjutnya adalah menerapkan pola makan bergizi seimbang. Untuk mendapatkan makanan bergizi seimbang, Anda bisa memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan memantau berat badan secara teratur.

Selain itu, ada beberapa makanan yang dianggap mampu mencegah kanker paru-paru, misalnya buah dan sayuran. Selain itu, cobalah untuk mengurangi konsumsi daging olahan dan keju yang mengandung fosfat anorganik. Pasalnya, kedua hal tersebut dinilai dapat meningkatkan potensi kanker paru-paru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cukupi kebutuhan istirahat

Tanpa istirahat yang cukup metabolisme tubuh tidak akan berkembang maksimal. Hal ini membuat seseorang jadi lebih rentan terserang penyakit. Karena itu pastikan untuk mencukupi kebutuhan tidur 7-8 jam setiap hari untuk orang dewasa dan 8-9 jam untuk remaja usia 12-18.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT