Hati-hati! Makanan Cepat Saji Dapat Membunuh Anda Secara Perlahan dari Dalam Tubuh. Terutama Bagi Anak-anak
Banyak orang yang tidak menyadari fakta bahwa makanan cepat saji memberi pengaruh buruk terhadap sistem pencernaan juga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
Ketika lapar dan butuh makanan yang cepat, makanan cepat saji menjadi pilihan untuk dikonsumsi. Apalagi ketika dirumah tidak ada makanan membuat Anda ingin memesan melalui aplikasi.
Banyak orang yang tidak menyadari fakta bahwa makanan cepat saji memberi pengaruh buruk pada sistem pencernaan juga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
Dilansir dari Times of India, sejumlah penjelasan bahwa makanan cepat saji dapat membunuh kita secara perlahan dari dalam.
Tanya S Kapoor, Wellness by Tanya, menyebutkan bahwa makanan cepat saji menciptakan rasa nyaman dan murah, serta memicu keinginan untuk makan secara berlebihan.
Dalam makanan cepat saji mengandung jumlah lemak, gula, garam, serta micin yang tinggi. Konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan Anda kehilangan kendali dalam mengatur rasa lapar.
Sebab kandungan yang ada pada makanan tersebut akan mengubah kimiawi otak seperti halnya kecanduan narkoba.
Pengaktifan hormon dopamin yang menyebabkan kesenangan tersebut. Tingkat dopamin yang tinggi membuat anda lebih peka dan ingin makan lebih banyak untuk menikmati makanan cepat saji tersebut.
Penggunaan Bahan Makanan yang Tidak Sehat
Dalam makanan dari kebanyakan restoran cepat saji, menggunakan bahan pengawet kimia yang disebut TBHQ (tert-Butylhydroquinone).
TBHQ merupakan jenis zat antioksidan sintetis. Hanya saja, antioksidan yang satu ini tidak seperti antioksidan lainnya yang baik bagi kesehatan karena dapat meningkatkan risiko kesehatan.
Zat ini dapat menyebabkan mual, muntah, bahkan kematian bila mengkonsumsinya.
Selain TBHQ, zat lainnya yang digunakan seperti dimethylpolysiloxane yang terdapat dalam saus. Disetiap penyajiannya dapat mengandung ratusan kalori dan segudang lemak tidak sehat serta natrium yang tertimbun setiap hari.
Paling Berpengaruh Terhadap Anak-anak
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, obesitas pada anak dapat meningkat dua kali lipat serta tiga kali lipat pada remaja dalam 30-40 tahun terakhir ini.
Sasaran yang tepat bila iklan makanan cepat saji sengaja membidik dan fokus kepada anak-anak. Apalagi dapat menghubungkan temanya dengan gaya hidup sehari-hari pada keluarga kelas menengah dengan menambahkan beberapa mainan untuk anak-anak.
Para peneliti telah mengamati hubungan antara peningkatan iklan untuk makanan tidak bergizi dengan tingkat obesitas pada masa kanak-kanak.
Menurut seorang Konsultan Penyakit Dalam di Rumah Sakit Apollo, Navi Mumbai, Dr Vaishali Lokhande mengungkapkan terdapat unsur-unsur buatan tercemar yang melepaskan radikal-radikal teroksidasi dalam tubuh yang menciptakan keadaan peradangan yang berkelanjutan.
Kondisi peradangan dalam tubuh tersebut dapat menyerang sistem kekebalan yang seiring waktu dapat memburuk secara bertahap.
“Konsumsi junk food (makanan cepat saji) juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh yang berisiko bagi penderita diabetes dan hipertensi yang juga dapat memicu terjadinya penyumbatan pembuluh darah,” tutur Dr. Vaishali.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Solusi yang disarankan oleh Dr. Vaishali yakni beralihlah ke sayuran, buah, kacang-kacangan, ikan, dan biji-bijian, terutama selama masa-masa (pandemi) ini. Pada saat yang sama, konsumsi alkohol dan merokok sama berbahayanya.
Begitu pula dengan mengkonsumsi alkohol dan merokok juga sama berbahayanya. Dengan memberikan makanan sehat untuk nutrisi pada tubuh akan membawa efek positif dalam jangka waktu yang panjang. (Kmr)
Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.
Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Load more