News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Butuh Banyak Duit untuk Punya Kulit Glowing, Ramuan Nenek Moyang Ini pun Bisa Bikin Kulit Wajah Bersih dan Kinclong, Mau Coba?

Nah, siapa sangka ternyata untuk mendapatkan kulit yang bening dan cerah atau glowing seringkali banyak wanita yang mencoba berbagai produk pemutih kulit seperti skincare yang harganya saat ini cukup mahal.
Jumat, 15 Juli 2022 - 16:00 WIB
Ilustrasi wanita cantik
Sumber :
  • IST

Jakarta - Setiap wanita sudah pasti mendambakan punya kulit wajah yang bersih dan konclong, atau saat ini dikenal dengan istilah glowing.

Nah, siapa sangka ternyata untuk mendapatkan kulit yang bening dan cerah atau glowing seringkali banyak wanita yang mencoba berbagai produk pemutih kulit seperti skincare yang harganya saat ini cukup mahal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itu pun kalau berhasil, salah-salah menggunakan produk krim kecantikan untuk wajah, bisa-bisa wajah Anda justru menjadi rusak, seperti jerawatan, bopeng, bisul, dan lain-lain.


Ilustrasi wanita cantik yang mempunyai kulit wajah bersih dan mulus. (ist)

Nah, pada tulisan ini, terdapat sebuah cara klasik yang masih layak untuk Anda coba di rumah.

Tak main-main, cara ini disebut-sebut bisa membuat kulit wajah Anda kinclong dan glowing lho.

Yups, cara pertama ini termasuk cara mudah yakni dengan mencampur air dan beras.

Sebenarnya untuk mendapatkan kulit yang bening dan cerah tersebut tidak butuh uang yang banyak karena Anda bisa memanfaatkan air beras.

Melansir situs doktersehat.com, beras mengandung beberapa zat yang dapat digunakan untuk kecantikan, Kandungan yang ada dalam beras tersebut biasa disebut dengan oryzanol.


Ilustrasi beras (ist)

Kandungan ini memiliki kemampuan untuk menangkal sinar ultaviolet ke dalam kulit sehingga sangat baik bagi kesehatan kulit.

Selain itu, masih banyak kandungan yang lainnya yang juga sangat baik bagi kesehatan kulit.

Adapun cara yang bisa digunakan untuk mendapatkan manfaat air cucian beras untuk wajah dan kulit bisa dilakukan dengan dua cara.

Adapun caranya adalah sebagai berikut:

Beras yang dicampurkan dengan air adalah sebesar 1/4 kg, kemudian aduk merata air dengan beras dan saring beras sehingga didapatkan air cucian saja.

Lakukan hal ini sebanyak tiga kali.

Air yang disaring tersebut kemudian dimasukkan dalam wadah.


Ilustrasi air cucian beras yang punya manfaat untuk kulit wajah. (ist)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gunakan air tersebut untuk mencuci muka setiap saat sehingga didapatkan wajah yang bersih dan cantik.

Jika disimpan di kulkas, air cucian beras yang disimpan dalam wadah tertutup bisa bertahan sekitar satu minggu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT