News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Tertukar, Ini Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 serta Pencegahannya

Diabetes yang paling umum adalah diabetes tipe 1, tipe 2, dan gestasional. Namun ada pula jenis diabetes yang kurang umum. Berikut adalah perbedaannya.
Senin, 23 Mei 2022 - 15:01 WIB
Ilustrasi diabetes
Sumber :
  • erawadee.com

Diabetes adalah suatu kondisi yang mengganggu kemampuan tubuh untuk memproses glukosa darah atau dikenal sebagai gula darah. Ada beberapa jenis diabetes, yang juga memiliki bentuk perawatan yang berbeda.

Tanpa perawatan yang hati-hati dan berkelanjutan, diabetes dapat menyebabkan penumpukan gula dalam darah. Penumpukan gula inilah yang akhirnya dapat meningkatkan risiko komplikasi berbahaya, termasuk stroke dan penyakit jantung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai jenis diabetes dapat terjadi, dan bagaimana orang mengelola kondisi tersebut tergantung pada jenisnya. Tidak semua bentuk diabetes berasal dari seseorang yang kelebihan berat badan atau menjalani gaya hidup yang tidak aktif (kurang bergerak). Beberapa ada sejak lahir karena diwariskan dari orang tuanya.

Jenis diabetes yang paling umum adalah diabetes tipe 1, tipe 2, dan gestasional. Namun selain itu ada pula jenis diabetes yang kurang umum seperti diabetes monogenik dan diabetes terkait fibrosis kistik. Berikut adalah perbedaan diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan gestasional.

Diabetes tipe 1

Dikenal juga sebagai diabetes awal, diabetes tipe 1 terjadi ketika tubuh tidak memproduksi insulin dengan normal. Insulin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk memecah gula dalam darah untuk digunakan di seluruh tubuh. Seseorang yang hidup dengan diabetes tipe 1 biasanya sudah dapat didiagnosis sejak muda karena merupakan salah satu penyakit bawaan secara genetik.

Tidak ada obat untuk diabetes tipe 1. Setelah pasien mengetahui diagnosis mereka, mereka perlu secara teratur memantau kadar gula darah mereka, menyuntikkan insulin, dan melakukan perubahan gaya hidup untuk membantu mengelola kondisi tersebut agar tak bertambah parah.

Berhasil mengelola kadar gula darah dapat membantu orang yang hidup dengan diabetes tipe 1 menghindari komplikasi serius. Jika gagal menjaga gula darah biasanya akan terjadi beberapa komplikasi umum seperti:

- ketoasidosis
- kerusakan saraf
- masalah dengan mata
- peningkatan risiko infeksi kulit
- masalah dengan ginjal
- penyakit kardiovaskular
- masalah kaki, seperti kesemutan dan termasuk mati rasa
- tekanan darah tinggi
- stroke

Diabetes tipe 2

Tubuh orang - orang dengan diabetes tipe 2 tidak mampu memproduksi dan memanfaatkan insulin secara efektif. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), ini adalah jenis diabetes yang paling umum dan memiliki hubungan kuat dengan obesitas.

Seseorang yang hidup dengan diabetes tipe 2 mungkin membutuhkan insulin atau namun juga ada yang tidak membutuhkannya. Dalam banyak kasus, pengobatan yang dilakukan dengan perubahan pola olahraga dan diet dapat membantu mengelola kondisi tersebut.

Siapapun, termasuk anak-anak dan orang dewasa, bisa terkena diabetes tipe 2. Faktor risiko paling umum untuk diabetes tipe 2 meliputi:

- usia 45 atau lebih tua
- kegemukan
- sejarah keluarga

Diabetes saat kehamilan

Diabetes saat hamil (gestational diabetes) terjadi saat kehamilan. Saat seorang ibu mengandung, tubuh menjadi kurang sensitif dengan insulin.

Wanita yang mengalami obesitas saat sebelum mengandung memiliki risiko lebih besar mengidap kondisi ini saat hamil. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penderita gestational diabetes memiliki 50% kemungkinan lebih besar untuk mengidap diabetes tipe 2.

Untuk menanggulangi risiko tersebut, ada beberapa langkah yang dianjurkan oleh ahli medis, antara lain:

- mempertahankan gaya hidup aktif
- terus memonitor perkembangan dan pertumbuhan janin
- Menjaga pola makan
- Memonitor kadar gula dalam darah

Gestational diabetes juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi yang terjadi saat kehamilan. Hal ini dapat mengakibatkan kelahiran prematur, meningkatnya berat janin, permasalahan gula darah pada bayi yang baru lahir, sehingga meningkatkan risiko bayi untuk mengidap diabetes tipe 2 ketika ia beranjak dewasa.

Pencegahan diabetes

Seseorang tak akan mampu mencegah diabetes tipe 1 karena bawaan genetis.

Namun demikian, orang - orang mampu untuk mencegah timbulnya diabetes tipe 2 dengan cara antara lain menjaga berat badan di level normal (dapat diketahui dengan kalkulator BMI atau indeks masa tubuh); menjaga asupan nutrisi dengan mengurangi konsumsi gula buatan, lemak jenuh, dan makanan cepat saji; serta berolahraga secara rutin.

Untuk mencegah timbulnya diabetes saat kehamilan juga disarankan untuk menjaga berat badan sebelum memutuskan untuk hamil.

Jenis olahraga dan pola makan yang disarankan

Ketika dokter mengetahui bahwa pasiennya menderita diabetes, mereka pasti akan menyarankan perubahan gaya hidup untuk menjaga berat badan dan kesehatan secara umum.

Dokter ini juga lazimnya akan menyarankan pasien tersebut untuk berkonsultasi dengan ahli gizi. Ahli gizi ini akan memberikan resep - resep terbaik dalam menjaga asupan nutrisi dan gaya hidup yang sehat agar diabetesnya tak makin parah.

Langkah - langkah yang bisa dilakukan untuk tetap sehat walaupun memiliki diabetes antara lain adalah:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Mengonsumsi makanan segar yang bernutrisi seperti buah - buahan, sayuran, protein rendah lemak, susu rendah lemak, serta sumber - sumber lemak baik seperti yang terkandung dalam kacang - kacangan.
- Menghindari makanan dan minuman dengan gula buatan seperti minuman bersoda, makanan yang digoreng, dan cemilan sarat gula.
- Meninggalkan kebiasaan minum minuman beralkohol jika memang ada kebiasaan seperti itu.
- Melakukan aktivitas fisik paling tidak 30 menit selama lima hari dalam seminggu seperti berjalan kaki, aerobik, bersepeda, atau berenang.
- Mengenali tanda - tanda gula darah yang rendah saat beraktivitas seperti pusing, linglung, mendadak lunglai, atau berkeringat deras.

Demikian beberapa perbedaan antara diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 dan metode pencegahannya. Semoga informasi ini dapat membantu. (afr)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT