News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wajib Paham! Apa Itu Toxic Relationship dan 8 Ciri Pasangan Toxic

Akhir - akhir ini kerap muncul dalam tajuk berita maupun sosial media informasi mengenai toxic relationship atau hubungan beracun seperti kasus Johnny Depp.
Rabu, 18 Mei 2022 - 15:01 WIB
Ilustrasi toxic relationship
Sumber :
  • cairowestmag.com

Akhir - akhir ini kerap muncul dalam tajuk berita maupun sosial media informasi mengenai toxic relationship atau hubungan beracun. Salah satu contoh yang sering dibahas adalah hubungan Johnny Depp dengan Amber Heard yang kini menjadi topik utama berita - berita selebriti internasional.

Pada hakikatnya, membangun hubungan memerlukan usaha utamanya untuk mengakomodasi kelebihan maupun menerima dan mengkompromikan kekurangan masing - masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuan utamanya adalah untuk membangun hubungan antar manusia yang berharga baik itu dalam konteks hubungan anak dengan orang tua, pimpinan dengan bawahan, serta dalam hubungan romantis dengan pasangan.

Artikel ini akan membahas konteks yang terakhir dimana toxic relationship atau hubungan beracun ini dapat mengubah hubungan romantis menjadi sesuatu yang berpotensi mengancam kesehatan bahkan jiwa.

Apa itu toxic relationship dan bagaimana mengenalinya

Toxic relationship adalah sebuah hubungan yang dicirikan dengan perilaku merusak baik salah satu atau kedua belah pihak dalam suatu hubungan.

Hubungan yang sehat biasanya akan meningkatkan kepercayaan diri dan mengasah hal - hal baik seperti empati, kasih sayang, dan komunikasi. Sebaliknya, toxic relationship atau hubungan beracun ini justru merusak itu semua.

Sebuah hubungan yang baik pasti memiliki aspek perhatian, rasa hormat, dan kasih sayang serta kemampuan untuk berbagi kontrol dan porsi dalam pengambilan keputusan. Di sisi lain, toxic relationship kerap dikaitkan dengan insecurity, keegoisan, dominasi, dan kontrol berlebih.

8 Jenis pasangan toxic

Jarang diketahui bahwa hubungan yang sehat pun pasti pernah masuk ke dalam fase toxic baik dari satu pihak maupun yang datang dari kedua belah pihak. Hal ini disebabkan sifat manusiawi yang tak pernah luput dari kekeliruan. Selain itu perbedaan tingkat pendidikan dan lingkungan bertumbuh juga menjadi faktor pemicu hubungan beracun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun patut diketahui, yang menjadikan sebuah hubungan toxic adalah ketika adanya ketidaksesuaian nilai - nilai yang berlaku dalam hubungan dengan norma - norma baik pada umumnya.

Pasangan toxic, baik itu yang dilakukan oleh pria maupun wanita, kerap memiliki perilaku yang suka mengontrol dan memanipulasi. Namun anehnya, orang - orang toxic ini biasanya menampilkan citra yang baik ketika berada di ruang publik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT