News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

"Gaslighting", Kekerasan Psikis dalam Hubungan Tak Sehat

Hubungan yang tidak sehat atau toxic relationship, seseorang menjadi korban gaslighting yang termasuk ke dalam kekerasan psikis. Korban merasa lebih kecil, kurang percaya diri
Rabu, 19 Januari 2022 - 09:21 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • (Pexels)

Jakarta - Dalam sebuah hubungan yang tidak sehat atau toxic relationship, ada kalanya seseorang menjadi korban gaslighting yang termasuk ke dalam kekerasan psikis.

"Pelaku gaslight membuat pasangannya atau korbannya menjadi inferior," kata psikolog Rininda Mutia dari Universitas Indonesia, Rabu (19/1/2022)

Pelaku akan membuat korban merasa lebih kecil, kurang percaya diri dan mempertanyakan pertimbangannya sendiri, persepsi tentang realitanya, hingga nilai-nilai yang telah lama dianut. Korban gaslighting dibuat bertanya-tanya apakah pikiran dan nilai-nilai yang dia pegang selama ini adalah hal yang benar.

Apa ciri-ciri dari gaslighting? Pada umumnya, sudah jelas bahwa pelaku memang bersalah, tapi dia bisa memanipulasi keadaan dan seseorang sehingga justru membuat korbannya merasa bersalah.

"Misalnya pelaku gaslight ini selingkuh. Kemudian dia akan bilang ke pasangannya bahwa 'aku tuh selingkuh juga karena kamu. Karena kamu enggak perhatian sama aku, makanya aku selingkuh, jadi kamu yang salah.'"

Padahal, perilaku selingkuh sudah jelas salah, namun pelakunya tidak mau mengakui dirinya melakukan kesalahan, justru membuat pasangannya harus menanggung kesalahan tersebut. Korban gaslighting umumnya akan mengiyakan, menanggung kesalahan yang sebetulnya bukan miliknya. Padahal, selingkuh berhubungan dengan kontrol diri seseorang. Bila merasa tidak diperhatikan, dia bisa secara baik-baik membicarakan itu dengan pasangannya, bukan mencari solusi dengan berselingkuh.

Lantas, apa yang harus dilakukan ketika seseorang menghadapi pasangan yang melakukan gaslighting? Dia menyarankan untuk mengenal lebih dalam seseorang sebelum memutuskan untuk menjalin hubungan lebih erat. Anda bisa menilai apakah calon pasangan memang punya nilai baik, rasional dalam berpikir dan menghadapi masalah.

Jika calon pasangan berbuat salah, tapi malah menyalahkan Anda, itu bisa jadi ciri-ciri awal yang patut diwaspadai. Anda bisa mencari perspektif lain dengan berdiskusi bersama sahabat atau orang yang dipercaya untuk mendapat sudut pandang baru.

"Pokoknya kalau sudah ada tanda-tanda dia yang salah tapi kenapa saya yang disalahkan, atau kita sudah merasa kok diri kita jadi berubah ke arah yang lebih enggak percaya diri, insecure, kita harus bisa setting boundaries," kata dia.

Waspadai juga gaslighting yang frontal dengan cara merendahkan secara langsung, seperti mengatakan Anda tidak pintar atau Anda tidak mampu. Dia mengatakan, itu jelas merupakan kekerasan psikis dan Anda bisa membela diri untuk melawan, atau keluar dari hubungan tersebut.

"Karena setiap orang berhak untuk mendapatkan kebahagiaan, untuk memperjuangkan kebahagiaannya. Dan kebahagiaan tidak didapat hanya dari satu orang itu saja, apalagi orang itu adalah orang yang menyakiti kita." (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT